0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 

Waspadai Sejumlah Outlook Bearish EURUSD di Pekan Ini Karena Stimulus AS Dan ECB

Forex
26 Oktober 2020 | 16:15 WIB
EURUSD berpeluang dalam tekanan turun di awal pekan ini karena outlook menguatnya dolar AS selama belum adanya kesepakatan stimulus fiskal di Amerika Serikat dan kemungkinan sikap dovish Bank Sentral Eropa menghadapi peningkatan pandemic di wilayah Eropa.

Dolar AS berpeluang menguat selama masih adanya berita tentang ketidakjelasan stimulus di AS dimana dalam berita terakhir menunjukkan bahwa meskipun ketua DPR AS, Nancy Pelosi menunjukkan optimisme bahwa kesepakatan stimulus akan tercapai, namun tampaknya itu kemudian di bantah oleh penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow yang mengatakan bahwa masih ada “perbedaan kebijakan yang signifikan” yang tidak mungkin diselesaikan sebelum pemilu, selain itu juga adanya potensi pertentangan dari Senat Republik. Hal ini mendorong mata uang termasuk euro yang berpasangan dengan dollar AS akan tertekan turun.

Fokus lainnya di pekan ini akan tertuju ke keputusan moneter terbaru dari European Central Bank (ECB) yang dijadwalkan pada hari Kamis (29/10) pada pukul 19:45 WIB dan konfrensi pers yang dilakukan oleh Presiden ECB Christine Lagarde pada pukul 20:30 WIB. Sejauh ini para ekonom memperkirakan “European Central Bank” akan bersikap wait and see hingga bulan Desember sebelum meningkatkan program pembelian obligasi pandemi yang saat ini sudah sebesar 1.35 triliun euro ($1.6 triliun). Namun, dengan kekhawatiran seperti yang diungkapkan oleh beberapa pejabat bank sentral di sepanjang pekan lalu, termasuk presiden ECB Lagarde, maka tidak menutup kemungkinan mereka akan mengindikasikan  memajukan jadwal program kenaikan pembelian obligasi pandemi untuk menopang perekonomian zona Euro yang kini sedang tertatih-tatih untuk memulihkan diri di tengah bencana gelombang kedua virus Covid-19. Nilai tukar euro berpotensi melemah bila muncul sikap dovish tersebut.

Sentimen negatif lainnya untuk EURUSD yang perlu di perhatikan oleh pasar adalah melonjaknya jumlah kasus dalam gelombang kedua serangan Covid-19 di beberapa negara Eropa dalam beberapa hari terakhir, terutama di negara-negara ekonomi besar di wilayah zona Euro, seperti Jerman dan Perancis yang memicu kekhawatiran akan terjadinya penurunan ekonomi yang sedang berusaha untuk pulih.

Selain itu, perkembangan kesepakatan Brexit juga dapat menarik perhatian investor EURUSD, di tengah sikap keras kepala dari Inggris dalam bernegosiasi, bahkan ada ekonom yang mengatakan bahwa sangat besar peluang untuk tidak tercapainya kesepakatan Brexit karena Inggris yang menampilkan sikap yang menyerempet berbahaya dalam negosiasinya dimana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengancam akan melemahkan perjanjian perpisahan Inggris di tahun 2020. Jika masih berlangsungnya outlook tidak adanya kesepakatan Brexit, ini berpotensi juga menjadi beban untuk mata uang euro karena akan berdampak terhadap para pengusaha di zona euro yang akan berbisnis dengan Inggris.

Fokus data dan event pekan ini :

No

 TANGGAL

DATA

DAMPAK

1

Senin 26 Oktober, 16:00 WIB

Jerman Ifo Business Climate

Rendah

2

Kamis 29 Oktober, 15:55 WIB

Jerman Unemployment Change

Rendah

3

Kamis 29 Oktober, 19:45 WIB

ECB Main Refinancing Rate

Tinggi

4

Kamis 29 Oktober, 20:00 WIB

Jerman Prelim CPI

Rendah

5

Kamis 29 Oktober, 20:30 WIB

ECB Press Conference

Tinggi

6

Jumat 30 Oktober, 13:30 WIB

Perancis Prelim GDP

Rendah

7

Jumat 30 Oktober, 14:00 WIB

Jerman Prelim GDP

Medium

8

Jumat 30 Oktober, 14:00 WIB

German Retail Sales

Rendah

9

Jumat 30 Oktober, 17:00 WIB

Zona Euro CPI Flash Estimate

Rendah

10

Jumat 30 Oktober, 17:00 WIB

Zona Euro Prelim Flash GDP

Rendah

11

Jumat 30 Oktober, 17:00 WIB

Zona Euro Unemployment Rate

Rendah



Teknikal Analisis 

EURUSD berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek selama harga bergerak di bawah area trendline 1.1880 di dalam grafik D1, yang juga merupakan level tertinggi di tanggal 21 Oktober untuk menguji level support di 1.1745 yang merupakan area indikator moving average 50. Menembus kembali di bawah area tersebut berpotensi memicu penurunan lanjutan untuk menguji support kuat di 1.1637 yang merupakan area indikator moving average 100. Sementara itu jika harga bergerak naik hingga menembus atas level 1.1880, EURUSD berpeluang naik lebih lanjut untuk membidik resisten di 1.2010, yang merupakan level tertinggi tanggal 1 September. Kembali menembus ke atas dari level tersebut berpeluang mendorong naik EURUSD lebih tinggi lagi untuk mengincar resisten kuat di 1.2140.
 
Level Support: 1.1745 - 1.1637 - 1.1490
Level Resisten : 1.1880- 1.2010 - 1.2140.

RELATED NEWS

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI