0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 

Market Brief Sesi Asia 26 Oktober 2020

Forex
26 Oktober 2020 | 07:30 WIB
EMAS 

Harga emas berakhir turun $2,70 di hari Jumat, di  tengah sentimen menguatnya dolar AS dibalik ketidakpastian pemilu di AS serta laporan yang mengatakan bahwa obat remdesivir dari Gilead Sciences  telah diizinkan oleh FDA untuk penanganan virus korona

Harga emas berpeluang untuk memperdalam penurunannya, mengincar support di $1890 jika berbalik  menguatnya dolar AS dibalik sentimen ketidakpastian kesepakatan stimulus dan pemilu di AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $1890 - $1903.

MINYAK 

Outlook kekhawatiran melambatnya permintaan bahan bakar di tengah kenaikan kasus covid-19 telah memicu aksi jual terhadap harga minyak, berakhir turun sebesar $ 0.83 di level $39.78 pada perdagangan hari Jumat.

Sentimen meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan dan outlook melambatnya permintaan bahan bakar berpotensi mendorong turun harga minyak lebih lanjut, membidik support di $38.70. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di $38.70 - $39.60

EURUSD 

Ditopang oleh optimisnya data indeks manufaktur Jerman dan zona Euro telah memicu penguatan EURUSD di hari Jumat, ditutup menguat 43  pips di level 1.1862

EURUSD  berpotensi untuk berbalik turun, mengincar support di 1.1800 jika pasar kembali mencemaskan outlook peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara di Eropa seperti di Jerman dan Perancis, dua negara lokomotif ekonomi Eropa. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.1800 - 1.1880

GBPUSD 

GBPUSD berakhir turun 43 pips ke level 1.3041 karena sentimen pesimisnya data ekonomi Inggris serta pasar yang masih mencemaskan outlook no-deal Brexit.

Penurunan GBPUSD berpeluang berlanjut, membidik support di 1.3000 di tengah outlook no-deal Brexit dan menguatnya dolar AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 1.3000 - 1.3100.

USDJPY 

Optimisnya data inflasi inti Jepang telah menjadi pemicu penguatan mata uang yen di hari Jumat, membuat USDJPY berakhir turun 10 pips di level 104.78.

USDJPY berpeluang untuk bergerak naik, mengincar resisten di 105.00 jika menguatnya dolar AS dibalik ketidakpastian stimulus di AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 104.40 - 105.00

AUDUSD 

Ditopang optimisnya data indeks manufaktur dan jasa Australia telah memicu penguatan AUDUSD di sesi perdagangan hari Jumat, berakhir naik 20 pips di level 0.7138.

AUDUSD berpotensi melemah, mengincar support di 0.7090 jika menguatnya dolar AS dibalik outlook ketidakpastian stimulus di AS. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 0.7090 - 0.7170.

NIKKEI 

Indeks Nikkei berakhir turun sebesar 30 poin di level  23555 pada hari Jumat karena dipicu sentimen menguatnya mata uang yen dan anjloknya Wall Street.

Indeks Nikkei berpotensi turun lebih lanjut, menguji support di 23400 di tengah sentimen ketidakpastian stimulus di AS dan lonjakan kasus Covid-19. Potensi rentang perdagangan sesi Asia di 23400 -23700.

HANGSENG 

Ditopang kenaikan saham energi dan keuangan telah berimbas positif terhadap pergerakan indeks Hang Seng di hari Jumat, berakhir naik 110 poin di level 24944.

Pada hari Senin indeks Hang Seng ditutup untuk libur The Chinese Mid Autumn Festival


RELATED NEWS

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI