0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 

Market Brief Asia: 14 Januari 2021

Forex
14 Januari 2021 | 08:40 WIB
DPR AS telah mencapai hasil untuk mendakwa presiden Donald Trump pada voting yang diumumkan pagi hari ini. Tetapi Persidangan terhadap Trump belum akan dilakukan oleh parlemen AS hingga pekan depan. Pelaku pasar juga menantikan pidato dari gubernuur bank sentral AS, Jerome Powell lewat tengah malam nanti , serta menantikan kebijakan stimulus yang rencananya akan diumumkan presiden terpilih AS, Joe Biden pada hari Kamis (14/1) waktu AS.

Peluang Pergerakan:

Emas
Harga emas berakhir turun pada hari Rabu sebesar $9,66 di level $1844.81 karena DPR AS yang menyetujui untuk memakzulkan Presiden Trump untuk kedua kalinya telah menopang penguatan dollar AS. Di sesi Asia ini (14/1), harga emas berpotensi dibeli menguji resisten $1864 selama harga bertahan di atas level $1840. Sebaliknya, jika turun ke bawah level tersebut, harga emas berpotensi dijual menguji support $1836. Pelaku pasar masih berharap pada stimulus fiskal AS yang lebih besar yang kemungkinan akan diumumkan Joe Biden hari ini. Ekspektasi terhadap stimulus ini bisa mendorong pelemahan dollar AS dan menguatkan harga emas. Potensi rentang harga di sesi Asia: $1836 - $1864.

Minyak Mentah
Terbebani oleh komentar Sekretaris Jenderal OPEC Mohammed Barkindo yang mengatakan bahwa OPEC melihat stok minyak saat ini sangat tinggi, telah menekan turun harga minyak pada hari Rabu sebesar $0.41 dan ditutup di level $52.86. Harga minyak berpotensi dibeli menguji resisten $53.30 di sesi asia (14/1) selama harga bertahan di atas level $52.50. Sebaliknya, jika turun ke bawah level tersebut, harga minyak berpotensi dijual menguji support $52.10. Pelaku pasar masih berharap pada stimulus fiskal AS yang lebih besar yang kemungkinan akan diumumkan Joe Biden hari ini. Ekspektasi terhadap stimulus ini bisa mendorong penguatan aset berisiko. Potensi rentang harga di sesi Asia: $52.10 - $53.30.

EURUSD
Terbebani oleh kekhawatiran terhadap pembatasan aktivitas yang lebih panjang di tengah meningkatnya kasus baru covid-19 di kawasan euro, telah menekan turun EURUSD. Harga ditutup melemah sebesar 49 pip di level 1.2157 di hari Rabu. EURUSD berpotensi dibeli menguji resisten 1.2200 di sesi Asia (14/1) selama bertahan di atas level 1.2150. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level tersebut, EURUSD berpotensi dijual menguji support 1.2135. Pelaku pasar masih berharap pada stimulus fiskal AS yang lebih besar yang kemungkinan akan diumumkan Joe Biden hari ini. Ekspektasi terhadap stimulus ini bisa mendorong pelemahan dollar AS. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.2135 - 1.2200.

GBPUSD
Aksi beli dolar AS di tengah potensi pendakwaan pemakzulan Presiden Donald Trump, telah menekan turun GBPUSD hingga berakhir melemah sebesar 30 pip di level 1.3634 di hari Rabu. GBPUSD berpotensi dibeli menguji resisten 1.3680 di sesi Asia (14/1) selama harga bertahan di atas level 1.3620. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level tersebut, GBPUSD berpotensi dijual menguji support 1.3600. Pelaku pasar masih berharap pada stimulus fiskal AS yang lebih besar yang kemungkinan akan diumumkan Joe Biden hari ini. Ekspektasi terhadap stimulus ini bisa mendorong pelemahan dollar AS. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.3600 - 1.3680.

USDJPY
USDJPY berakhir naik sebesar 12 pip di level 103.86. Penguatan dolar AS didukung oleh peristiwa pemakzulan Presiden Donald Trump. Di sesi Asia ini (14/1), USDJPY berpotensi dijual menguji support 103.60 selama harga bertahan di bawah level 104.00. Sebaliknya, jika harga naik ke atas level tersebut, USDJPY berpotensi dibeli menguji resisten 104.10. Pelaku pasar masih berharap pada stimulus fiskal AS yang lebih besar yang kemungkinan akan diumumkan Joe Biden hari ini. Potensi rentang harga di sesi Asia: 103.60 - 104.10.

AUDUSD
Melemahnya harga komoditas tembaga dan aksi beli dolar AS pada hari Rabu telah memicu penurunan AUDUSD sebesar 41 pip dan ditutup di level 0.7732. Penguatan dolar AS didukung oleh peristiwa pemakzulan Presiden Donald Trump. Di sesi Asia ini (14/1), AUDUSD berpotensi dibeli menguji resisten 0.7775 jika laporan Trade Balance Tiongkok (waktu tentative) dirilis lebih baik dari ekspektasi. Pelaku pasar juga masih berharap pada stimulus fiskal AS yang lebih besar yang kemungkinan akan diumumkan Joe Biden hari ini, yang berpotensi melemahkan dollar AS. Potensi rentang harga di sesi Asia: 0.7710 - 0.7775

Nikkei
Meningkatnya pesanan mesin-mesin di Jepang telah memicu kenaikan indeks Nikkei, berakhir menguat sebesar 295 poin di level 28430 semalam. Hari ini (14/1), Indeks Nikkei berpotensi dibeli menguji resisten 28800 selama harga bertahan di atas level 28500. Sebaliknya, jika indeks turun ke bawah level tersebut, Indeks Nikkei berpotensi dijual menguji support 28300. Pelaku pasar masih berharap pada stimulus fiskal AS yang lebih besar yang kemungkinan akan diumumkan Joe Biden hari ini, yang bisa mendorong penguatan aset berisiko. Potensi rentang harga di sesi Asia: 28300 - 28800.

Hang Seng 
Indeks Hang Seng berakhir menguat sebesar 59 poin di level 28298 semalam, karena tertopang oleh investor yang tetap optimis terhadap vaksinasi virus covid-19. Hari ini (14/1), Indeks Hang Seng berpotensi dibeli menguji resisten 28500 selama harga bertahan di atas level 28160. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level tersebut, Indeks Hang Seng berpotensi dijual menguji support 28000.  Laporan Trade Balance Tiongkok (waktu tentative) yang dirilis lebih baik dari ekspektasi bisa membantu penguatan indeks. Selain itu, pelaku pasar masih berharap pada stimulus fiskal AS yang lebih besar yang kemungkinan akan diumumkan Joe Biden hari ini, yang bisa mendorong penguatan aset berisiko. Potensi rentang harga di sesi Asia: 28000 - 28500.

RELATED NEWS

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI