0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 

MARKET BRIEF ASIA : 13 Januari 2021

Forex
13 Januari 2021 | 08:20 WIB
Turunnya nilai surat berharga AS telah menyebabkan dollar AS melemah semalam, dan masih nampak berlanjut di awal sesi Rabu (13/1), menyebabkan kembalinya minat pasar terhadap harga komoditas dan mata uang utama terhadap dollar AS. Laporan cadangan minyak mentah AS versi API yang lebih rendah dari ekspektasi mengindikasikan penyusutan cadangan minyak dan menopang harga minyak naik.

Peluang Pergerakan:
 
Emas
Ditopang oleh kekhawatiran kenaikan kasus baru virus covid-19 secara global, turunnya yield obligasi pemerintah AS dan harapan stimulus fiskal besar dari pemerintahan Biden, harga emas berakhir naik sebesar $11.24 di level $1854.47 di akhir sesi perdagangan Selasa. Di sesi Asia ini (13/1), harga emas berpotensi dibeli menguji resisten $1866 selama harga bertahan di atas level $1847. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level tersebut, harga emas berpotensi dijual menguji support $1836. Potensi rentang harga di sesi Asia: $1836 - $1866.

Minyak Mentah
Harga minyak mampu ditutup menguat sebesar $1.11 di level $53.27 pada hari Selasa karena didukung oleh  harapan turunnya cadangan minyak mentah AS dan outlook pemangkasan produksi minyak secara sukarela oleh Arab Saudi. Laporan cadangan minyak AS versi API menunjukkan penyusutan 5,821 juta barel pagi ini (13/1), menyusut lebih besar dari ekspektasi dan berpotensi menopang penguatan harga minyak menguji resisten $53.70 di sesi Asia ini. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level support $52.80, harga minyak berpeluang dijual menguji support selanjutnya $52.50. Potensi rentang harga di sesi Asia: $52.50 - $53.70.

EURUSD
Memanfaatkan pelemahan dolar AS karena tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mulai menurun dan investor yang optimis terhadap langkah vaksinasi di zona euro, telah memicu kenaikan EURUSD pada hari Selasa, hingga berakhir menguat sebesar 57 pip di level 1.2206. Di sesi Asia ini (13/1), EURUSD berpotensi dibeli menguji resisten 1.2230 selama harga bertahan di atas level 1.2185. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level tersebut, EURUSD berpotensi dijual menguji support 1.2160. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.2160 - 1.2230.

GBPUSD
Optimisme pasar terhadap vaksinasi yang terus ditingkatkan oleh pemerintah Inggris dan pelemahan dolar AS karena tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mulai menurun, GBPUSD berakhir naik pada perdagangan hari Selasa sebesar 157 pip di level 1.3664. Di sesi Asia ini (13/1), GBPUSD berpotensi dibeli menguji resisten 1.3700 selama harga bertahan di atas level 1.3635. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level tersebut, GBPUSD berpotensi dijual menguji support 1.3615. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.3615 - 1.3700.

USDJPY
Memanfaatkan pelemahan dolar AS karena tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mulai menurun, telah memicu penurunan USDJPY pada hari Selasa, ditutup turun sebesar 49 pip di level 103.74. Di sesi Asia ini (13/1), USDJPY berpotensi dijual menguji support 103.50 selama harga bertahan di bawah level 103.80. Sebaliknya, jika harga naik ke atas level tersebut, USDJPY berpotensi dibeli menguji resisten 104.00. Laporan Prelim Machine Tool Orders Jepang jam 13:00 WIB berpeluang menjadi penggerak USDJPY. Potensi rentang harga di sesi Asia: 103.50 - 104.00.

AUDUSD
Memanfaatkan pelemahan dolar AS karena tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mulai menurun, telah memicu kenaikan AUDUSD pada hari Selasa, ditutup menguat sebesar 79 pip di level 0.7773. Di sesi Asia ini (13/1), AUDUSD berpotensi dibeli menguji resisten 0.7795 selama harga bertahan di atas 0.7750. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level tersebut, AUDUSD berpotensi dijual menguji support 0.7730. Potensi rentang harga di sesi Asia: 0.7730 - 0.7795.

Nikkei
Ditopang oleh pasar yang tetap optimis terhadap langkah vaksinasi global dan ekspektasi stimulus lanjutan AS, Indeks Nikkei berakhir menguat sebesar 125 poin di level 28135. Hari ini (13/1), Indeks Nikkei berpotensi naik menguji resisten 28300 selama harga bertahan di atas level 28045. Sebaliknya, jika harga turun ke bawah level tersebut, Indeks Nikkei berpotensi dijual menguji support 27930. Pasar masih mewaspadai kenaikan kasus covid-19 di Jepang. Potensi rentang harga di sesi Asia: 27930 - 28300.

Hang Seng
Terapresiasi oleh langkah vaksinasi global dan ekspektasi stimulus lanjutan AS, telah memicu kenaikan Indeks Hang Seng sebesar 408 poin dan ditutup di level 28239 kemarin. Hari ini (13/1), Indeks Hang Seng berpotensi naik menguji resisten 28500 selama harga bertahan di atas level 28150. Sebaliknya, jika indeks turun ke bawah level tersebut, Indeks Hang Seng berpotensi dijual menguji support 27950. Potensi rentang harga di sesi Asia: 27950 - 28500.

RELATED NEWS

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI