0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 

Market Brief Asia, Selasa 23 Februari 2021

Forex
23 Februari 2021 | 08:50 WIB
Dollar AS nampak melemah di awal sesi Selasa (23/2) setelah kekhawatiran naiknya inflasi akibat harapan stimulus fiskal yang besar di AS, membantu kenaikan harga logam emas sebagai aset aman, dan menopang penguatan mata uang utama terhadap dollar AS semalam.

Fokus pasar hari ini tertuju pada pidato pertanggungjawaban Gubernur The Federal Reserve AS, Jerome Powell jam 22:00 WIB. Selain itu laporan sektor tenaga kerja Inggris dan CPI Zona Euro menjadi peluang penggerak bagi mata uang terkait di sore hari.

Peluang Pergerakan:
 
Emas
Harga emas ditutup naik tajam sebesar $25.69 di level $1809.54 karena tertopang oleh kekhawatiran risiko inflasi yang lebih tinggi di AS. Di sesi Asia (23/2), harga emas berpotensi dibeli menguji resisten $1816 selama harga bertahan di atas level $1806. Jika harga turun ke bawah level tersebut, harga emas berpeluang dijual menguji support $1800. Potensi rentang harga di sesi Asia: $1800 - $1816.

Minyak Mentah
Didukung oleh outlook pemulihan ekonomi global dan masih terhambatnya produksi minyak mentah di Texas akibat cuaca dingin, telah memicu kenaikan harga minyak sebesar $3.16 kemarin dan ditutup di level $62.18. Di sesi Asia (23/2), harga minyak menatah WTI berpotensi dibeli menguji resisten $62.20 selama harga bertahan di atas level $61.30. Jika harga turun ke bawah level tersebut, harga minyak berpeluang dijual menguji support $61.00. Potensi rentang harga di sesi Asia: $61.00 - $62.20.

EURUSD
Sentimen prospek pemulihan ekonomi global dan membaiknya data survei iklim bisnis di Jerman telah memicu kenaikan EURUSD pada hari Senin sebesar 41 pip  di level 1.2157. Di sesi Asia (23/2), EURUSD berpotensi dibeli menguji resisten 1.2190 selama harga bertahan di atas level 1.2125. Jika harga turun ke bawah level tersebut, EURUSD berpeluang dijual menguji support 1.2105. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.2105 - 1.2190.

GBPUSD
Sentimen prospek pemulihan ekonomi global dan optimisme terhadap program vaksinasi pemerintah Inggris, telah memicu kenaikan GBPUSD dan berakhir menguat sebesar 57 pip di level 1.4060. Di sesi Asia (23/2), GBPUSD berpeluang dibeli menguji resisten 1.4120 selama harga bertahan di atas level 1.4040. Jika harga turun ke bawah level tersebut, GBPUSD berpeluang dijual menguji support 1.4010. Potensi rentang harga di sesi Asia: 1.4010 - 1.4120.

USDJPY
Melemahnya dollar AS karena optimisme seputar pemulihan ekonomi global dan prospek stimulus di AS, telah memicu penurunan USDJPY pada akhir perdagangan hari Senin sebesar 35 pip di level 105.06. Di sesi Asia (23/2), USDJPY berpotensi dijual menguji support 104.65 selama harga bertahan di bawah 105.10. Jika harga naik ke atas level tersebut, USDJPY berpeluang dibeli menguji resisten 105.30. Potensi rentang harga di sesi Asia: 104.65 - 105.30.

AUDUSD
Ditopang oleh naiknya harga logam tembaga yang merupakan komoditas utama ekspor Australia dan prospek pemulihan ekonomi global, telah memicu kenaikan AUDUSD sebesar 48 pip di level 0.7915. Di sesi Asia (23/2), AUDUSD berpotensi dibeli menguji resisten 0.7935 selama harga bertahan di atas level 0.7890. Jika harga turun ke bawah level tersebut, AUDUSD berpeluang dijual menguji support 0.7860. Potensi rentang harga di sesi Asia: 0.7860 - 0.7935.

Nikkei
Aksi ambil untung investor di tengah kekhawatiran atas risiko inflasi yang lebih tinggi karena optimisme seputar pemulihan ekonomi global dan penguatan pada yen Jepang, telah menekan turun indeks indeks Nikkei sebesar 155 poin di level 30040. Di sesi Asia (23/2), Indeks Nikkei berpotensi dijual menguji support 29740 selama harga bertahan di bawah level 30170. Jika indeks naik ke atas level tersebut, Indeks Nikkei berpeluang dibeli menguji resisten 30300. Potensi rentang harga di sesi Asia: 29740 - 30300.

Hang Seng
Indeks Hang Seng berakhir melemah sebesar 462 poin di level 30236 setelah kebijakan Bank sentral Tiongkok mempertahankan suku bunga acuan pinjamannya tidak berubah serta kekhawatiran akan adanya pengetatan moneter di Tongkok. Di sesi Asia (23/2), Indeks Hang Seng berpotensi dijual menguji support 29900 selama harga bertahan di bawah level 30270. Jika indeks naik ke atas level tersebut, Indeks Hang Seng berpeluang dibeli menguji resisten 30375. Potensi rentang harga di sesi Asia: 29900 - 30375.

RELATED NEWS

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI