0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 

Lonjakan Kasus Virus Korona Berpotensi Bebani Permintaan Minyak Mentah

Commodity
30 Juli 2020 | 19:03 WIB

Harga minyak bergerak turun pada hari Kamis (30/7/2020) karena  lonjakan infeksi coronavirus di seluruh dunia mengancam pemulihan permintaan bahan bakar seperti halnya produsen minyak utama akan meningkatkan produksi.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 60 sen, atau 1,5%, menjadi $ 40,56 per barel. setelah Administrasi Informasi Energi (EIA) AS melaporkan penurunan satu minggu terbesar dalam stok minyak mentah sejak Desember.


Bangkitnya coronavirus baru-baru ini adalah pertanda buruk bahwa kenaikan terbatas dalam waktu dekat, kata analis dari pialang minyak PVM.

Kematian akibat COVID-19 mencapai 150.000 di Amerika Serikat pada hari Rabu, sementara Brasil, dengan wabah terburuk kedua di dunia, mencatat rekor harian dari kasus dan kematian yang dikonfirmasi. Infeksi baru di Australia mencapai rekor pada hari Kamis.

Pada saat penulisan harga minyak berada pada level 40.49 dan berpotensi bergerak lebih rendah menguji level support selanjutnya di 30.65 selama harga tidak mampu menembus level resisten 41.15.

RELATED NEWS

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI