0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Turki, Erdogan Mengklaim Bahwa Sanksi AS Adalah Tikaman Dari Belakang

World Economy
13 September 2018 | 19:59 WIB
Presiden Turki Recep Erdogan telah kembali menyerang Amerika Serikat, menuduh bahwa penggunaan sanksi oleh Washington adalah "tusukan di belakang melawan Turki."

Berbicara kepada wartawan di Ankara, Senin, pemimpin Turki itu menambahkan dalam terjemahan yang diberikan oleh Reuters bahwa "serangan terhadap ekonomi kemungkinan akan berlanjut untuk sementara waktu" tetapi Turki akan mengambil langkah untuk menanggapi.

Ekonomi Turki telah berada di bawah ancaman sanksi dari AS setelah Presiden Donald Trump menulis di awal tahun ini bahwa ini akan menjadi tindakan yang mungkin jika seorang pendeta Amerika, Andrew Brunson, tidak dibebaskan dari penjara. Turki telah menahan penginjil itu sejak tahun 2016 dan menuduh bahwa dia terlibat dalam upaya kudeta yang gagal tahun itu.

Trump muncul menindaklanjuti ancamannya Jumat ketika ia mengumumkan dua kali lipat tarif pada baja dan aluminium yang berasal dari Turki.


Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI