0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Sektor Perdagangan RI Kembali Surplus di Bulan Oktober

World Economy
1 2014 | 11:52 WIB

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis laporan sektor perdagangan Indonesia untuk bulan Oktober 2014. Meski berhasil mencetak surplus US$20 juta, selisih neraca ekspor-impor berada di bawah ekspektasi analis yang disurvei oleh Wall Street Journal (US$25 juta). 

Nilai ekspor Indonesia untuk bulan Oktober 2014 mencapai US$15,35 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 0,49% dibandingkan nilai ekspor September 2014. Sementara jikaa dibandingkan dengan Oktober 2013, ekspor mengalami penurunan sebesar 2,21%. Ekspor nonmigas Oktober 2014 mencapai US$12,88 miliar (naik 1,80%)dibanding September 2014. Sementara bila dibandingkan ekspor Oktober 2013, angkanya turun 0,78%.

Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2014 mencapai US$148,06 miliar atau menurun 1,06% dibanding periode yang sama tahun 2013. Demikian juga ekspor nonmigas, yang angkanya mencapai US$122,19 miliar atau menurun 0,81%.

Adapun nilai impor Indonesia Oktober 2014 mencapai US$15,33 miliar atau turun 1,40% dibandingkan September 2014. Demikian pula jika dibandingkan Oktober 2013, angka impor turun 2,21%. Impor nonmigas mencapai US$11,75 miliar atau turun 1,21% dibanding September 2014. Demikian juga bila dibandingkan Oktober 2013, impor nonmigas turun 3,69%.

Impor migas Oktober 2014 mencapai US$3,58 miliar atau turun 2,03 dibanding September 2014. Namun apabila dibandingkan Oktober 2013, angkanya naik 2,99%. Secara kumulatif nilai impor Januari–Oktober 2014 mencapai US$149,70 miliar atau turun 4,05% jika dibanding periode yang sama tahun 2013. Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas sebesar US$36,60 miliar (turun 1,37%) dan nonmigas sebesar US$113,10 miliar (turun 4,89%).

Berdasarkan data-data di atas, maka surplus neraca perdagangan Indonesia di bulan November adalah sebesar US$0,02 miliar ($20 juta). Surplus perdagangan didapat dari perhitungan surplus sektor nonmigas sebesar US$1,13 miliar dan defisit sektor migas sebesar US$1,11 miliar. Dari sisi volume perdagangan, surplus Oktober 2014 tercatat sebesar 30,66 juta ton. Neraca sektor nonmigas surplus 31,18 juta ton dan neraca nonmigas mengalami defisit 0,52 juta ton. Sebagai catatan pada bulan September lalu, sektor perdagangan Indonesia mengalami defisit US$270 juta. 

(dim)

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI