0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

PM May Diberitakan Akan Minta Penundaan Brexit Hingga Juni

World Economy
20 April 2019 | 18:43 WIB

Perdana Menteri Inggris Theresa May diperkirakan akan menulis surat kepada Uni Eropa untuk meminta perpanjangan tenggat waktu Pasal 50.

Setelah pertemuan kabinet khusus yang sengit kemarin, May diberitakan akan memintaan penundaan singkat deadline Brexit, dari semula 29 Maret menjadi Juni, penundaan singkat dan ditujukan untuk menghindari Hard Brexit.

Waktu tiga bulan memungkinkan May untuk mencoba terakhir kalinya mendapatkan persetujuan dari  Parlemen atas kesepakatan Brexit - dengan beberapa laporan menyarankan 28 Maret sebagai tanggal kunci untuk pemungutan suara baru yang bermakna.

Menurut media Inggris, dia akan mencoba untuk meloloskan persetujuan Brexit di Parlemen sekali lagi, mungkin selama waktu tambahan. Pasar lebih memilih ekstensi yang lebih lama yang tidak akan mengubah status quo dan membiarkan pintu terbuka untuk referendum kedua dan membatalkan Brexit sama sekali.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI