0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Perang Dagang Tak Lemahkan Daya Beli Konsumen di China

World Economy
16 Agustus 2018 | 10:52 WIB

Friksi perdagangan antara China dengan Amerika Serikat hanya memiliki dampak terbatas pada harga konsumen China, dan belanja konsumen diperkirakan akan tetap stabil pada paruh kedua tahun ini, demikian pernyataan seorang juru bicara dari Biro Statistik Nasional.

Tidak akan ada perubahan pada tren yang stabil dan membaik dalam ekonomi China, juru bicara biro statistik Mao Shengyong mengatakan kepada wartawan setelah rilis data GDP kuartal kedua menunjukkan pertumbuhan melambat menjadi 6,7% secara year on year.

Hari ini Biro Statistik Nasinal China merilis data GDP China Juni tumbuh sebesar 6,7% dibandingkan Juni tahun lalu. Meski data ini sesuai dengan ekspektasi namun menunjukkan adanya penurunan dari bulan sebelumnya sebesar 6,8%. Data tersebut direspons negatif bursa saham di China daratan dan juga Hong Kong dimana indeks Hang Seng yang turun tajam di awal perdagangan.

AS dan China terlibat perang daganga sejak 6 Juli dimana AS mengenakan tarif 25% pada barang impor asal China senilai $34 miliar dan dibalas China pada hari yang sama.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI