0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Pemerintah AS Naikkan Besaran Tarif Impor Produk China Jadi 25%

World Economy
1 September 2018 | 15:34 WIB

Pemerintahan Donald Trump berencana untuk mengusulkan tarif 25 persen pada impor dari China senilai $ 200 miliar untuk menekan Beijing membuat konsesi perdagangan, sumber yang akrab dengan rencana itu mengatakan pada hari Selasa.

Sebelumnya, pada 10 Juli lalu pemerintahan Trump mengatakan akan mengenakan tarif 10 persen pada impor dari China senilai $ 200 miliar.

Barang-barang yang terkena tarif termasuk produk makanan, bahan kimia, baja dan aluminium dan barang-barang konsumen mulai dari makanan anjing, furnitur dan karpet untuk ban mobil, sepeda, sarung tangan baseball dan produk kecantikan.

Ekonom seluruh dunia mengkhawatirkan tarif 25 persen dapat meningkatkan sengketa perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Keputusan Trump menaikkan angka tarif diduga untuk merespons langkah bank sentral China yang dituduh sengaja melemahkan yuan agar barang-barang dari China tetap lebih murah usai dikenakan tarif impor oleh AS.

Pada bulan Juli, China menuduh Amerika Serikat melakukan intimidasi dan memperingatkan akan memukul balik. Investor takut perang perdagangan yang meningkat antara Washington dan Beijing dapat menekan pertumbuhan ekonomi global, dan kelompok bisnis AS terkemuka telah mengutuk tarif agresif Trump.

Seorang juru bicara Kantor Perwakilan Perdagangan AS menolak berkomentar mengenai kenaikan tarif tarif yang diusulkan atau apakah perubahan itu akan mengubah tenggat waktu yang ditetapkan untuk periode pendapat publik sebelum pelaksanaan kebijakan ini.

 

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI