0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Outlook Ekonomi Asia Suram Seiring Aktivitas Pabrik Menurun

World Economy
3 2018 | 18:08 WIB

Aktivitas industri sejumlah negara Asia menunjukkan perlambatan karena kekhawatiran terhadap kebijakan proteksionisme. Hal ini terlihat pada Indeks Pembelian Manajer (IMP) manufaktur bulan November di negara-negara seperti Indonesia, Taiwan dan Korea Selatan.

Sementara aktivitas pabrik sedikit meningkat di China, namun pesanan ekspor baru  menurun  karena terdampak negatif friksi perdagangan China-AS.

Hasil survei di Jepang pada hari Senin menunjukkan perlambatan tajam belanja modal korporasi Jepang selama kuartal ketiga lalu. Sepanjang kuartal ketiga belanja modal hanya naik 4,5 persen, lebih rendah dari estimasi 8,6 persen dan kuartal kedua yang mengalami kenaikan fantastis 12,8 persen, berarti ada perlambatan ekspansi.

Saham Asia rally pada hari Senin setelah pertemuan para pemimpin AS dan Cina pada KTT G20 di Argentina menyepakati gencatan senjata dalam konflik perdagangan mereka, menawarkan beberapa jaminan pada prospek ekonomi global.

Namun analis mengatakan batas waktu gencatan senjata 90 hari bukan jaminan berakhirnya friksi perdagangan dan kesepakatan resolusi permanen masih jauh.

"Ada risiko yang sangat besar bahwa perang perdagangan Sino-AS akan meningkat lagi setelah gencatan senjata 90-hari, membebani ekonomi global," kata Yoshimasa Maruyama, kepala ekonom pasar di SMBC Nikko Securities.

Perang perdagangan Sino-AS masih merupakan risiko terbesar bagi prospek ekonomi global.

 

Pengecualian di India

Melawan tren, aktivitas pabrik India pada bulan November berkembang pada laju tercepat tahun ini, didukung oleh peningkatan permintaan domestik dan asing yang memungkinkan perusahaan menaikkan harga.

Aktivitas sektor manufaktur China sedikit meningkat pada November tetapi pesanan ekspor baru menyusut, mencerminkan melemahnya permintaan global, survei swasta menunjukkan. Data IMP Manufaktur Caixin yang dirilis hari ini menunjukkan adanya ekspansi yang lemah. Selama November lalu aktivitas industri skala kecil dan menengah di China mengalami ekspansi 50.2, lebih tinggi dari estimasi dan Oktober 50.1.

Pembacaan yang suram mendukung survei resmi PMI versi pemerintah Jumat lalu yang menunjukkan pertumbuhan di sektor pabrik China yang sangat besar yang merosot ke level terendah dalam lebih dari dua tahun.

Aktivitas pabrik Korea Selatan pada bulan November kembali mengalami kontraksi setelah dua bulan pertumbuhan singkat karena pesanan ekspor baru menyusut paling dalam lima tahun, tanda meningkatnya tekanan pada bisnis dari perlambatan permintaan global.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI