0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Goldman Peringatkan Akan Ada Intervensi Dollar

World Economy
12 Agustus 2019 | 16:58 WIB

Kegaduhan di sekitar kemungkinan intervensi mata uang A.S. semakin meningkat seiring Goldman Sachs Group Inc. sekarang mempertimbangkan kemungkinan ide tersebut mungkin saja terjadi.

Berulang kali keluhan Presiden Donald Trump tentang praktik valuta asing negara lain telah "membawa kebijakan mata uang A.S kembali diperbincangkan para investor," tulis ahli strategi Michael Cahill dalam sebuah catatan Kamis. Risiko AS melakukan intervensi  untuk memurahkan dolar naik, katanya.

AS terakhir melakukan intervensi di pasar forex pada 2011 bersama negara-negara lainnya setelah yen melonjak setelah gempa bumi dahsyat tahun itu di Jepang. Upaya itu untuk memperkuat dollar AS. Namun, lebih banyak analis dalam beberapa pekan terakhir telah merenungkan gagasan bahwa AS dapat secara paksa melemahkan dolar. AS belum mengambil langkah itu sejak tahun 2000.

"Intervensi forex langsung oleh A.S. adalah risiko yang rendah tetapi meningkat," catat Cahill. "Walaupun ini akan bertentangan dengan norma-norma dekade terakhir, bank sentral emerging market baru-baru ini menggunakan neraca mereka lebih aktif, dan intervensi FX mirip dengan kebijakan moneter yang tidak konvensional."

Intervensi telah menjadi topik hangat sejak Trump ngetweet pekan lalu bahwa Eropa dan China memainkan "permainan manipulasi mata uang besar." Dia meminta AS untuk melakukan intervensi  atau terus menjadi boneka.

Didorong oleh kenaikan suku bunga Federal Reserve, dolar telah menguat terhadap banyak rekan-rekannya. Ukuran greenback tertimbang perdagangan Fed tidak jauh di bawah yang terkuat sejak 2002, menggarisbawahi hambatan kompetitif yang dihadapi ekspor Amerika di luar negeri. Trump telah khawatir bahwa kekuatan mata uang itu akan merusak agenda ekonominya, yang juga menjadi sumber kritiknya terhadap bank sentral AS.

Pada Kamis kemarin, Trump juga mengkritik rencana Facebook Inc. untuk meluncurkan mata uang digital, Trump  mendukung greenback, menyebutnya "sejauh ini mata uang yang paling dominan di dunia."

 

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI