0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Federal Reserve Akan Menahan Aset Obligasi Dalam Neraca

World Economy
24 November 2014 | 22:05 WIB

Monexnews -

Program pembelian asset obligasi dan sekuritas berbasis mortgage lainnya yang dikenal merupakan Quantitative Easing akan mulai dihentikan oleh Federal Reserve pada pekan depan.

Meski demikian terbuka peluang bank sentral untuk tetap menahan jumlah kepemilikan asset tersebut senilai total $4.48 trilyun terakumulasi sejak QE ronde pertama di November 2008. Strategi menahan asset QE dalam neraca bank sentral tersebut diharapkan dapat membantu menurunkan biaya pinjaman meski QE dihentikan, sehingga dapat mengangkat laju inflasi mendekati target dan menyediakan topangan pada ekspansi ekonomi yang terancam terhambat faktor eksternal.

Beberapa ekonom memperkirakan jika Federal Reserve menahan QE dalam neraca nya maka supply perdagangan sekuritas akan terbatas di pasar public sehingga berpotensi mendorong kenaikan harga dan yield tetap rendah dibanding kondisi normal. Dimana hal ini akan menjadi stimulus tambahan bagi perekonomian seperti hal nya The Fed memangkas suku bunga acuan.

Gubernur Fed Janet Yellen sendiri membuka pintu terhadap strategi menahan portfolio QE senilai trilyunan Dollar tersebut untuk bertahun-tahun, dengan berkomentar bahwa keputusan untuk menghentikan reinveasi obligasi akan tergantung pada kondisi keuangan dan outlook ekonomi. Sementara jika ada keinginan untuk melepas asset QE dari neraca bank sentral hingga ke level normal nya kemungkinan akan membutuhkan waktu sekitar 1 dekade, menurut Yellen pada konferensi pers nya bulan lalu.

Terpantau sejauh ini yield obligasi AS pada tenor 10-tahun telah melemah ke 2.26%, dibanding akhir tahun lalu di level 3.03%. Level rekor terendah pernah tercapai di level 1.39% pada pertengahan 2012. Semenjak program QE dimulai pada November 2008, yield tenor 10-tahun diperdagangkan di rata-rata 2.65%.

(Sap)

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI