0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Tiongkok Merespons AS Setelah Departemen Keuangan Menuduh Beijing sebagai Manipulator Mata Uang

World Economy
6 September 2019 | 21:55 WIB
Bank sentral Tiongkok telah dengan tegas menolak tuduhan Departemen Keuangan AS atas Beijing sebagai manipulator mata uang, dengan mengatakan bahwa tuduhan itu telah secara serius merusak tatanan keuangan internasional dan mendorong gejolak pasar lebih lanjut.

Tanggapan dari People's Bank of China datang pada saat ketegangan perdagangan yang meningkat dengan cepat antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Pada hari Senin, Departemen Keuangan AS menuduh Beijing sengaja memengaruhi nilai tukar antara yuan dan dolar AS untuk mendapatkan keunggulan kompetitif yang tidak adil dalam perdagangan internasional.

Langkah ini memenuhi janji Presiden Donald Trump untuk mengakui Cina sebagai manipulator mata uang untuk pertama kalinya sejak 1994.

Pengumuman dari Bank Sentral Tiongkok tersebut mendorong penurunan tajam dalam yuan terhadap dolar AS. Mata uang Tiongkok menembus level 7 yuan per dolar untuk pertama kalinya sejak 2008. Penurunan nilai mata uang tersebut membuat produk negara yang bersangkutan lebih murah di pasar internasional.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI