0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Bukan Hanya Amerika, Australia juga Naikkan Plafon Hutang

World Economy
23 November 2013 | 16:44 WIB

Monexnews - Bukan hanya Amerika Serikat yang boros dalam membelanjakan uang dan harus terus berhutang. Pemerintah Australia juga dilaporkan harus menaikkan plafon hutangnya sebanyak dua per tiga kali akibat ketimpangan neraca fiskal. Yang membedakan adalah, tidak ada shutdown seperti di Amerika Serikat.

Menurut pernyataan resmi Departemen Keuangan yang diwakili oleh Joe Hockey, belanja pemerintah kemungkinan segera menyentuh pagu hutang nasional yang dipatok pada angka AU$300 miliar atau setara US$292 miliar pada bulan Desember. Tidak hanya itu, jumlah hutang keseluruhan diprediksi sampai pada level AU$400 miliar di akhir tahun nanti.

Untuk mengantisipasi adanya guncangan fiskal dan situasi darurat, pemerintah persemakmuran akan menaikkan batas hutang menjadi AU$500 miliar. Pemerintah sendiri diyakini hanya membutuhkan akses untuk berhutang senilai AU$40-60 miliar untuk tetap menjalankan operasionalnya tahun ini. Hockey menyatakan bahwa penyesuaian pagu hutang diperlukan supaya Australia tidak mengalami kondisi negatif seperti apa yang terjadi di Amerika. "Kami harus belajar dari kasus di Amerika, yang berdampak pada ketidakpastian ekonomi dan kepercayaan warga," ujarnya.

"Batas hutang dinaikkan untuk menyediakan ruang anggaran yang cukup bagi pemerintah untuk menstabilkan pasar keuangan dan menjalankan aktivitas sehari-hari," tambah Hockey. Langkah cepat pemerintah Australia mendapat pujian di media sosial dari para pelaku ekonomi. Sebagian besar kalangan berpendapat kalau pihak Australia lebih cepat tanggap dalam menyikapi dinamika di sektor anggaran. 

(dim)

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI