0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

AS Akan Batasi Kepemilikan China di Perusahaan Teknologi AS

World Economy
25 Juli 2018 | 11:11 WIB

Kementerian Keuangan AS sedang menyusun pembatasan kepemilikan perusahaan China pada perusahaan teknologi AS. Batasan maksimal kepemilikan perusahaan China akan ditetapkan di angka 25 persen, demikian pernyataan pejabat Kementerian Keuangan AS pada hari Minggu kemarin.

Lebih jauh disebutkan bahwa ambang batas kepemilikan China dapat berubah sebelum pembatasan diumumkan pada hari Jumat.

Langkah ini menandai eskalasi perang perdagangan Presiden Donald Trump dengan China, yang mengancam untuk mengacaukan pasar keuangan dan melemahkan pertumbuhan global.

Kebijakan AS yaitu tarif barang impor asal China senilai $ 34 miliar, gelombang pertama tarif impor dari total potensi $ 450 miliar, akan mulai berlaku pada tanggal 6 Juli mendatang. AS beralasan China telah memaksa perusahaan AS yang berinvestasi di sana untuk transfer teknologi ke tenaga lokal.

Pembatasan investasi dari Kementerian Keuangan diprediksi akan masuk ke sektor-sektor utama lainnya.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI