0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Potensi Pelemahan Indeks Dow, Kekhawatiran Resesi Ekonomi Kembali Muncul

Stock Index
14 September 2019 | 19:56 WIB

Dow turun, catat level terendah 25887 pada perdagangan hari Rabu, 14 Agustus 2019, ditengah kembalinya ketakutan pasar terhadap resesi ekonomi Global. Melemahkan bursa saham global dan memicu pengutan aset safe haven kembali.


Ketakutan terhadap resesi ini kembali muncul akibat laporan perlambatan ekonomi Jerman dan meyusutnya permintaan produksi manufaktur Jerman dipandang imbas dari perang dagang AS - Tiongkok. Kemarin President AS, Donald Trump, mengumumkan rencana penundaan penambahan tarif impor produk Tiongkok sebesar 10%, dri rencana awal diberlakukan 1 Sptember 2019, menjadi 15 Desember 2019, memicu harapan pelonggaran dalam perang dagang AS - Tiongkok. Tetapi buruknya laporan ekonomi Jerman dipandang bahwa perag dagang kedua belah negara sudah berimbas kepada perejkonoman negara lain, dan kembali memicu aksi beli aset safe haven. 


Indeks Dow bergerak pada level 25915 saat penulisan Potensi pelemahan indeks Dow menguji support 25500, di tengah ketakitan terhadap resesi ekonomi global. 


Level Support : 25500 - 25200 - 25000

Level Resisten : 26400 - 26650 - 26930

 

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI