0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Kejatuhan Saham Morgan Stanley Bebani Wall Street

Stock Index
17 Februari 2019 | 21:55 WIB
Bursa saham AS melemah pada hari Kamis setelah laporan keuangan kuartalan terakhir Morgan Stanley mengecewakan investor. Wall Street juga tertekan dengan ketidakpastian terhadap ekonomi China. 

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 81 poin pada pembukaan karena kejatuhan saham Home Depot dan Caterpillar. Indeks S&P 500 turun 0,27%, dipimpin oleh sektor keuangan, industri dan energi. Indeks Nasdaq Composite juga turun 0,4%. 

Morgan Stanley melaporkan earnings dan pendapatan yang di bawah estimasi Wal Street. Laporan tersebut disebabkan kinerja buruk dalam perdagangan mereka dan bisnis manajemen kesejahteraan. Saham Morgan Stanley turun 4%. 

Citigroup, J.P.Morgan Chase dan Wells Fargo juga melaporkan earnings mereka pada pekan ini. American Express dan Netflix dijadwalkan akan berikan laporan setelah penutupan perdagangan hari Kamis. Earnings Netflix akan datang setelah perusahaan streaming raksasa umumkan bahwa mereka akan naikan biaya langganan bulanan sebesar 13-18 persen, sebuah langkah yang menggembirakan Wall Street di awal pekan ini.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI