0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Bursa Saham Asia Tertekan Kekhawatiran Resesi Global

Stock Index
25 April 2019 | 10:47 WIB

Pasar saham Asia anjlok di awal perdagangan Senin, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan terjadinya resesi. Sentimen geopoitik menambah beban pasar aset berisiko karena Korea Utara mendapat sanksi tambahn dari AS usai kedua negara gagal mencapai kesepakatan perdamaian pada pertemuan di Vietnam bulan lalu. 

Pada hari Jumat, kurva imbal hasil US Treasury yang diawasi ketat terbalik, indikator kunci dari potensi resesi AS.  Setelah Federal Reserve menurunkan outlook pertumbuhan GDP AS, data ekonomi yang lemah dari Eropa menambah kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Nikkei  Jepang jatuh lebih dari 3 persen,  Hang Seng turun 1,85 perden, sedangkan Shanghai Composite turun 1,2 persen. Kospi Korea Selatan tenggelam 1,70 persen dan indeks acuan di Australia turun 1,23 persen, diikuti Indeksh Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia melemah 1,15 persen.

Wall Street, yang membukukan kerugian sekitar 2 persen pada hari Jumat, tampaknya akan melanjutkan kerugian pada Senin karena indeks berjangka Dow Jones melemah 0,45 persen, diikuti S&P 500 futures terpangkas 0,48 persen dan Nasdaq futures terkoreksi 0,75 persen.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI