0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Bursa Asia Melemah Respons Rencana Banyaknya Berita Negatif

Stock Index
10 Mei 2019 | 15:43 WIB

Indeks pada sejumlah Bursa Saham Asia tergelincir dari level tertinggi delapan bulan pada hari Rabu karena Dana Moneter Internasional menurunkan prospek pertumbuhan global dan Amerika Serikat dan Uni Eropa saling mengancam akan mengenakan tarif impor pada produk asal.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,1 persen, sehari setelah mencapai tertinggi sejak 1 Agustus.

Indeks komposit Shanghai turun 0,4 persen dan Nikkei Jepang kehilangan 0,7 persen. Sebelumnya di Selasa malam indeks S&P 500 bursa Wall Street menyerah 0,61 persen dan Nasdaq Composite turun 0,56 persen.

Indeks MSCI untuk pasar saham dunia turun sedikit dari level tertinggi enam bulan pada hari Selasa, tetapi masih naik sekitar 19 persen dari level terendah dua tahun yang ditandai pada bulan Desember. 

Dana Moneter Internasional (IMF), sesuai ucapan Direktur Pelaksananya Christine Lagarde pada pekan lalu, akhirnya menurunkan perkiraan pertumbuhan global untuk 2019 menjadi 3,3 persen.  Dalam laporan World Economic Outlook (WEO) yang baru dirilis, outlook pertumbuhan ini turun 0,2 poin persentase dari estimasi pada Januari lalu di 3,5 persen.

Penurunan outlook pertumbuhan global ini adalah ketiga kalinya, setelah Oktober tahun lalu IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan global dari 3,9 persen menjadi 3,7 persen, lalu di Januari lalu menurunkan lagi dari 3,7 persen menjadi 3,5 persen.

Pemerintahan Presiden Donald Trump mengajukan pengenaan tarif pada barang asal Eropa senilai 11 miliar dollar. Produk tersebut antara lain helikopter penumpang, beragam produk keju dan anggur, pakaian olahrga ski dan sepeda morot asal Uni Eropa. Kebijakan tarif ini sebagai respons atas subsidi yang diberikan Uni Eropa pada pabrikan pesawat Airbus. pesaing produsen pesawat AS Boeing Co.

Data AS semalam menambah kekhawatiran pelaku pasar karna jumlah lowongan pekerjaan turun ke level terendah 11-bulan pada bulan Februari dan meningkatkan keraguan tentang kekuatan pasar tenaga kerja AS, yang sejauh ini menjadi salah satu dari beberapa titik terang dalam perekonomian.

 

 

 

 

 

 

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI