0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers: Investor Kembali Fokus Pada Ketahanan Kekuatan Dollar

Market Movers
25 Agustus 2018 | 09:34 WIB
Setelah rilis data laju inflasi Australia yang stagnan di angka 0,4%, hari ini investor kembali fokus pada ketahanan penguatan dollar setelah nampaknya investor sudah tidak lagi menanggapi kritik Presiden AS Donald Trump terkait kebijakan kenaikan suku bunga AS. Kini dampak perang dagang berpotensi kembali menjadi fokus. 

Trump dikabarkan akan menggelontorkan dana hingga $12 miliar sebagai bantuan untuk sektor pertanian yang akan terkena dampak tarif impor balasan dari China. Kebijakan ini dinilai oleh para ahli akan mendistorsi pasar dan malah akan memberikan konsekuensi negatif jangka panjang pada indutri pertanian. 

Jika memang sentimen investor yang kembali mempertimbangkan kenaikan suku bunga The Fed dan mendominasi pergerakan pasar, maka dollar masih punya peluang untuk lanjutkan penguatannya hari ini. 

Potensi Pergerakan 

Emas 

Harga emas berpotensi masih dalam tekanan untuk melemah pada hari ini di tengah outlook kenaikan suku bunga The Fed. Jika mampu menembus support 1222, maka pelemahan harga emas selanjutnya mengincar 1218. Resisten berada di level 1234. 

Minyak Mentah 

API melaporkan pada dini hari tadi terjadi penurunan supply minyak di AS mencapai 3,16 juta. Rilis data tersebut berpeluang menjadi katalis positif untuk harga emas di awal perdagangan hari ini menanti rilis data EIA puku 21.00 WIB. Jika EIA juga melaporkan terjadi penurunan supply AS, maka penguatan harga miniyak mengincar level 70.70. Support di level 67.60. 

EURUSD 

Setelah kemarin data aktivitas bisnis zona euro dirilis variatif, para ahli masih melihat bahwa pertumbuhan ekonomi zona euro masih belum terlihat signifikan. Hal tersebut dapat menjadi sentimen negatif EURUSD hari ini. Selanjutnya, jika data iklim bisnis Jerman Ifo dirilis lebih rendah dari 101.6, maka peluang pelemahan EURUSD mengincar 1.1630 jika support terdekat 1.1660 mampu ditembus. Resisten di level 1.1730.

GBPUSD 

Perdana Menteri Inggris Theresa May yang dilaporkan akan mengambil alih secara utuh negosiasi Brexit dapat menjadi menjadi sentimen penguatan GBPUSD pada hari ini, meskipun terbatas. Perlu menembus level 1.3180 untuk dapat mengincar level 1.3210. Support terlihat di level 1.3075.

USDJPY 

Potensi USDJPY untuk naik hari ini menguji resisten 111.70 sebelum mengincar 112.00. Support di level 110.60. Sentimen penguatan dollar berpeluang menjadi penggerak.

AUDUSD 

Laju inflasi Australia yang stagnan berpotensi menjadi katalis negatif bagi AUDUSD pada hari ini. Jika support 0.7400 mampu ditembus, maka peluang pelemahan selanjutnya mengincar 0.7385. Resisten di level 0.7450.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Calendar. 

(Dini Yasyi) 

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI