0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers : Waspadai Volatilitas Emas di Tengah Sentimen Perlambatan Ekonomi Dan Menguatnya Dolar AS

Market Movers
15 Juni 2020 | 09:19 WIB
Harga emas berpeluang bergerak volatil pada hari terakhir perdagangan pekan ini di tengah sedang berlangsungnya sentimen perlambatan ekonomi global dan ketegangan dagang AS-Tiongkok serta menguatnya dolar AS yang dipicu pernyataan Fed Powell untuk belum adanya sinyal suku bunga negatif dan penguatan dolar AS didukung oleh Presiden Trump saat ini. 

Sementara itu harga minyak berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek di tengah laporan positif dari Energy Information Administration pada hari Rabu yang menunjukkan turunnya cadangan minyak mentah AS serta laporan International Energy Agency pada hari Kamis yang proyeksikan cadangan minyak global akan turun di sementer kedua tahun ini, meningkatnya permintaan dan turunnya produksi minyak AS yang lebih besar dari tawaran pemerintahan Trump.


Video Market Movers Jumat, 15 Mei 2020



Potensi Pergerakan 


EMAS 

Harga emas berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $1740 - $1750 di tengah sentimen kekhawatiran perlambatan ekonomi dan ketegangan dagang AS-Tiongkok. Namun, jika dominannya sentimen penguatan dolar AS, maka harga emas berpotensi turun untuk menguji level support di $1726 - $1715. Fokus selanjutnya ke sejumlah data ekonomi AS seperti penjualan retail pukul 19:30 WIB, produksi industri pukul 20:15 WIB dan sentimen konsumen yang disurvei oleh University of Michigan pukul 21:00 WIB.

MINYAK 

Harga minyak berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah laporan positif dari EIA dan IEA untuk menguji level resisten di $28.60 - $30.00. Namun, jika pasar cemaskan outlook melambatnya ekonomi dan pasar melakukan aksi profit taking setelah reli akhir-akhir ini, maka harga minyak berpeluang turun untuk menguji support di $27.00 - $26.30. 


EURUSD 

Sentimen penguatan dolar AS dan hindar aset berisiko berpotensi menekan turun EURUSD jangka pendek untuk menguji level support di 1.0765 - 1.0700. EURUSD berpeluang untuk bergerak naik untuk menguji resisten di 1.0845 - 1.0900 jika data GDP Jerman pukul 13:00 WIB, GDP dan Neraca Berjalan Zona Euro pukul 16:00 WIB dan hasil pertemuan Eurogroup hasilnya optimis

GBPUSD 

Kekhawatiran akan potensi hard Brexit dan munculnya spekulasi bahwa Bank of England mungkin akan menurunkan suku bunga di bawah nol ke area negatif karena perlambatan ekonomi Inggris berpotensi memicu penurunan GBPUSD untuk menguji level support di 1.2190 - 1.2100. Jika bergerak naik,  level resisten terlihat di 1.2280 - 1.2370.

USDJPY 

Pesimisnya data indeks harga produsen Jepang dan sentimen menguatnya dolar AS berpeluang menopang kenaikan USDJPY untuk menguji level resisten di 107.70 - 108.20. Jika bergerak turun, level support terlihat di 107.00 - 106.50.

AUDUSD 

Perilisan data ekonomi Tiongkok yang mayoritas pesimis serta ketegangan antara AS-Tiongkok berpotensi menjadi beban untuk pergerakan AUDUSD untuk mengincar support di 0.6430 - 0.6380. Namun, jika  harga komoditas naik, maka AUDUSD berpeluang menguat untuk menguji resisten di 0.6500 - 0.6550.




Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI