0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers : Waspadai Efek Domino Virus Korona Serta Kecewanya Pasar Terhadap Berbagai Stimulus Oleh Negara Maju

Market Movers
13 April 2020 | 09:17 WIB
Sentimen hindar aset berisiko seperti indeks saham berpotensi masih akan berlanjut dalam jangka pendek di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran virus Korona serta kecewanya pasar terhadap langkah-langkah moneter yang dilakukan bank sentral utama global. 

Selain itu dalam kejatuhan indeks saham berpotensi ikut menyeret turun harga emas, di tengah outlook investor melikuidasi kepemilikan mereka untuk menahan posisi margin call di indeks saham. 

Sentimen lain yang berpeluang memicu pergerakan hari ini adalah kembali munculnya ketegangan di Timur tengah pasca tewasnya dua warga negara Amerika Serikat dan seorang warga negara Inggris dalam sebuah serangan yang terjadi di Irak. 

Video Market Movers Jumat, 13 Maret 2020 :


Potensi Pergrerakan

EMAS

Harga emas berpeluang turun dalam jangka pendek jika aksi likuiditas logam mulia oleh para pelaku pasar karena kebutuhan untuk menjaga posisi di indeks saham masih berlanjut untuk menguji level support di $1550 - $1535. Namun, jika pasar kemblai melakukan aksi bargain hunting pasca kejatuhan akhir-akhir ini serta hindar aset berisiko, maka harga emas berpeluang untuk naik menguji resisten di $1585 - $1600.

MINYAK 

Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah yang menyebabkan tewasnya warga negara Amerika Serikat dan Inggris berpeluang memicu kenaikan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $32.00 - $33.00. Namun, jika pasar kembali cemaskan outlook kelebihan suplai karena peningkatan produksi oleh para produsen besar, maka harga minyak berpeluang turun untuk menguji level support di $30.40 - $29.00.

EURUSD 

Kecewanya pasar terhadap kebijakan terbaru dari European Central Bank yang tidak memangkas suku bunga acuan meskipun luncurkan stimulus yang lebih besar berpotensi memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.1140 - 1.1080. EURUSD berpeluang naik, menguji resisten di 1.1220 - 1.1200 jika dapatkan katalis positif dari perilisan data inflasi Jerman yang optimis pukul 14:00 WIB. 

GBPUSD 

Aksi hindar aset berisiko, outlook no-deal Brexit serta stimulus pemerintah Inggris yang dipandang kurang menggebrak oleh pasar berpeluang memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2500 - 1.2400. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.2600 - 1.2700.

USDJPY 

USDJPY berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek, menguji level resisten di 105.30 - 106.00 jika pasar menyambut baik rencana Bank of Japan  yang menawarkan untuk menyuntikan dana 500 miliar yen ke dalam sistem memalui operasi repo yang tidak terjadwal. Namun, jika pasar kembali hindari aset beisiko karena viru Korona, maka USDJPY berpotensi bergerak turun untuk menguji level support di 104.30 - 105.00.

AUDUSD 

Kejatuhan harga komoditas seperti emas dan tembaga serta pasar yang menjauhi aset berisiko bepreluang memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6230 - 0.6170. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.6310 - 0.6380.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI