0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers : Peluang Trading EURUSD Pada Data Indeks Manufaktur dan Jasa Zona Euro

Market Movers
21 Maret 2020 | 09:03 WIB
Laporan data indeks manufaktur dan jasa dari berbagai negara ekonomi maju seperti Australia, Jepang, Perancis, Jerman, zona Euro, Inggris dan AS akan menjadi fokus pasar di hari terakhir perdagangan pekan ini di tengah masih munculnya kekhawatiran akan outlook perlambatan ekonomi yang dipicu oleh penyebaran virus Korona yang belum menunjukkan adanya progres hingga saat ini. 

Sementara itu untuk aset safe haven emas berpeluang masih akan diminati oleh pasar di tengah outlook ketidakpastian ekonomi global karena disebabkan oleh meluasnya dan meningkatnya jumlah korban virus Korona secara global. 

Video Market Movers, Jumat 21 Februari 2020 :



Potensi Pergerakan



EMAS 

Harga emas berpeluang lanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya dalam jangka pendek karena pasar yang terlihat cenderung memburu aset safe haven emas karena penyebaran virus Korona untuk menguji level resisten di $1626 - $1632. Namun, harga emas berpeluang terkoreksi, menguji level support di $1616 - $1610 jika perilisan data indeks manufaktur AS yang dirilis pukul 21:45 WIB memicu penguatan dolar dan indeks saham AS. 

MINYAK 

Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek jika pasar mempertimbangkan outlook perlambatan permintaan yang disebabkan virus Korona untuk menguji level support di $53.10 - $52.50. Namun, penurunan berpeluang terbatas dan dapat berbalik naik jika aktivitas rig AS yang dilaporkan Baker Hughes pukul 01:00 WIB menunjukkan penurunan aktivitas. untuk menguji level resisten di $53.90 - $54.50.

EURUSD 

Pandangan yang cenderung dovish dari notula rapat ECB kemarin serta outlook perlambatan ekonomi di zona Euro berpeluang memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0760 - 1.0720. EURUSD berpeluang naik menguji level resisten di 1.0820 - 1.0860 jika data indeks manufaktur dan jasa dari sejumlah negara zona Euro mulai pukul 15:15 WIB - 16:00 WIB dan inflasi konsumen zona Euro pukul 17:00 WIB hasilnya dipandang optimis oleh pasar. 

GBPUSD 

GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen kekhawatiran akan potensi no-deal Brexit dan menguatnya dollar AS untuk menguji level support di 1.2850 - 1.2800. GBPUSD berpeluang bergerak naik, membidik resisten di 1.2910 - 1.2960 jika data indeks manufaktur dan jasa Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi. 

USDJPY 

USDJPY berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah sentimen pesimisnya data manufaktur Jepang dan menguatnya dolar AS untuk menguji level resisten di 112.30 - 112.70. Namun, kenaikan berpeluang terbatas dan dapat berbalik turun jika pasar kembali memburu aset safe haven karena dampak virus Korona untuk menguji level support di 111.70 - 111.20.

AUDUSD 

Perilsian data indeks manufaktur dan jasa Australia pagi ini yang pesimis serta outlook perlambatan ekonomi Tiongkok karena virus Korona berpeluang membebani AUDUSD untuk menguji level support di 0.6580 - 0.6540. Jika bergerak naik level resisten di 0.6650 - 0.6690


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.


Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI