0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers : Pasar Cemaskan Gelombang Baru Virus Korona, Dolar AS Menjadi Favorit Pelaku Pasar

Market Movers
12 Juni 2020 | 09:17 WIB
Dengan kembali munculnya kekhawatiran akan gelombang baru virus korona, setelah adanya laporan 1 kasus baru di Tiongkok dan 15 orang yang memiliki gejala terkena virus korona dan meningkatnya korban di Korea Selatan berpotensi menjadikan dolar sebagai aset yang paling diminati oleh para pelaku pasar karena merupakan aset yang paling likuid di tengah ketidakpastian ekonomi global. 

Sementara itu harga minyak juga berpotensi terkena dampak dari gelombang baru virus korona yang dapat membuat harga minyak bergerak turun seiring outlook perlambatan permintaan meskipun Arab Saudi dilaporkan akan memangkas produksi tambahan di luar kesepakatan dengan OPEC+. 


Video Market Movers Selasa, 12 Mei 2020



Potensi Pergerakan 

EMAS 

Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena sentimen penguatan dolar AS yang merupakan aset paling likuid di dunia untuk menguji level support di $1691 - $1680. Harga emas berpeluang bergerak naik jika data CPI AS yang dirilis pukul 19:30 WIB hasilnya pesimis dan pidato dua anggota FOMC yaitu Patrick Harker dan Randal Quarles pukul 21:00 WIB bernada dovish untuk menguji level resisten di $1705 - $1714.

Minyak 

Outlook perlambatan permintaan karena kekhawatiran akan dampak dari gelombang baru virus korona berpotensi menjadi beban untuk pergerakan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level support di $23.70 - $22.50. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di area $25.60 - $26.70. 

EURUSD

Sentimen menguatnya dolar AS dan kekacauan ekonomi di zona Euro  berpotensi menjadi beban untuk  pergerakan EURUSD jangka pendek untuk menguji level support di 1.0770 - 1.0700. Jika berbalik naik, level resisten terlihat di 1.0850 - 1.0920. 

GBPUSD 

Outlook perpanjangan waktu lockdown di Inggris dan kekhawatiran no-deal Brexit berpeluang memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2280 - 1.2200. Jika begerak naik, level resisten terlihat di area 1.2380  - 1.2450.

USDJPY 

Sentimen  penguatan dolar AS dan pesimisnya data leading indicator Jepang pukul 12:00 WIB berpotensi memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek 107.90 - 108.50. Jika bergerak turun, level support berada di 107.20 - 106.60. 

AUDUSD

Data keyakinan pebisnis Australia yang masih pesimis dan buruknya data inflasi Tiongkok berpotensi menjadi beban AUDUSD di tengah ketegangan dagang antara AS dengan Tiongkok untuk menguji level support di 0.6440 - 0.6490. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.6480 - 0.6520.



Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI