0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers : Memburuknya Ketegangan di Timur Tengah Berpeluang Memicu Kenaikan Permintaan Aset Safe Haven

Market Movers
8 Februari 2020 | 08:51 WIB
Memburuknya ketegangan di Timur Tengah pasca dihantamnya pangkalan udara Irak yang berisikan tentara Amerika Serikat oleh roket dari Iran berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. 

Harga minyak juga berpotensi bergerak naik dalam menanggapi ketegangan terbaru di Timur Tengah yang dapat menganggu suplai minyak dari sana serta turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan American Petroleum Institute (API) semalam. Fokus selanjutnya akan tertuju pada data cadangan minyak dari Energy Information Administration (EIA) pukul 22:30 WIB.

Video Market Movers Rabu, 8 Januari 2020



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak naik lagi dalam jangka pendek meskipun sudah menembus atas level psikologis 1600 karena konflik terbaru di Timur Tengah antara AS dengan Iran untuk menguji level resisten di $1610 - $1620. Namun, jika pasar melakukan profit taking pasca lonjakan harga, maka harga emas berpotensi turun untuk menguji level support di $1590 - $1580. Fokus akan tertuju ke data tenaga kerja AS versi ADP yang dirilis pukul 20:15 WIB. 

MINYAK 

Turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan API serta ketegangan di Timur Tengah berpeluang menopang kenaikan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $66.00 - $66.50. Namun, harga minyak berpotensi bergerak turun, menguji support di $64.50 - $64.00 jika data cadangan minyak yang dirilis oleh EIA dirilis lebih rendah dari estimasi yang menunjukkan penurunan.

EURUSD 

Sentimen hindar aset berisiko yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah berpeluang memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1120 - 1.1070. EURUSD berpeluang untuk bergerak naik menguji resisten di 1.1180 - 1.1230 jika data  pesanan pabrik Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi. 

GBPUSD 

Outlook akan berkurangnya suku bunga acuan oleh Bank of England serta potensi terjadinya Hard Brexit berpotensi memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support 1.3080 - 1.3030. Jika bergerak naik, level resisten terdekat berada di 1.3150 - 1.3200.

USDJPY 

Meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven karena ketegangan di Timur Tengah berpeluang memicu penurunan USDJPY dalam jangka pendek untuk membidik support di 107.60 - 107.20. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 108.40 - 108.80.

AUDUSD 

AUDUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji resisten di 0.6900 - 0.6940 karena optimisnya data persetujuan membangun Australia yang dirilis pagi ini. Namun, jika dominannya sentimen hindar aset berisiko, AUDUSD berpotensi untuk bergerak turun, menargetkan support di 0.6820 - 0.6780.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.

 

 

 

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI