0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers : Jumlah Kasus Korona Meningkat, Aset Safe Haven Berpotensi Kembali Diminati

Market Movers
11 April 2020 | 09:18 WIB

Masih adanya kekhawatiran pasar terhadap penyebaran virus Korona yang masih menunjukkan peningkatan kasus secara global, yang berdasarkan laporan terbaru dari World Health Organization saat ini telah melampaui 113.000 jiwa berpeluang memicu kembali hindar aset berisiko dan berpeluang memicu kenaikan harga emas, di tengah langkah stimulus ekonomi yang dilakukan oleh beberapa negara maju. 

Fokus lainnya pada hari ini akan tertuju ke pergerakan harga minyak. Meskipun saat ini terlihat rebound karena aksi short covering, turunnya jumlah belanja produsen minyak AS dan munculnya harapan untuk adanya negosiasi kembali antara OPEC dengan sekutunya, namun berpeluang terbatas mengingat meningkatnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan American Petroleum Institute (API) semalam serta Arab Saudi dan Rusia yang berencana untuk menaikan produksi mereka. 

Data penting hari ini GDP dan produksi menufaktur Inggris pukul 16:30 WIB, perilisan anggaran tahunan Inggris pukul 18:30 WIB, inflasi konsumen AS pukul 19:30 WIB, pidato Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pukul 21:00 WIB serta data cadangan minyak mentah AS dari Energy Information Administration pukul 21:30 WIB. 

Video Market Movers Rabu, 11 Maret 2020 :



Potensi
Pergrerakan

EMAS 

Harga emas berpeluang rebound dalam jangka pendek di tengah kembali munculnya kekhawatiran akan peningkatan korban virus Korona untuk menguji level resisten di $1658 - $1668. Namun, harga emas berpotensi bergerak turun, menguji support di $1647 - $1640 jika data data inflasi AS pukul 19:30 WIB serta menteri keuangan AS Steven Mnuchin dalam pidatonya pukul 21:00 WIB berikan rincian stimulus moneter AS.

MINYAK 

Harga minyak berpeluang untuk rebound dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 36.30 - 37.50 di tengah adanya harapan bahwa OPEC dan sekutunya akan bernegosiasi kembali serta turunnya jumlah belanja produsen minyak mentah AS. Namun dengan tingginya cadangan AS dalam laporan API semalam dan potensi kenaikan produksi dari Arab Saudi dan Rusia, maka kenaikan berpeluang terbatas dan dapat berbalik turun untuk menguji support di 33.80 - 33.00.. Fokus hari ini tertuju ke data cadangan minyak mentah AS dari EIA pukul 21:30 WIB.

EURUSD 


EURUSD berpeluang bergerak turun untuk menguji level support di 1.1280 - 1.1200 jika pasar melakukan hindar aset berisiko di tengah meningkatnya kasus virus korona, khususnya di Italia yang telah melebihi 10.000 dan potensi pelonggaran moneter oleh ECB di pekan ini. EURUSD berpeluang berbalik naik jika dominannya sentimen pelemahan dolar AS untuk menguji level resisten di 1.1360 - 1.1440.

GBPUSD 

Outlook stimlus dari rencana kenaikan jumlah belanja Inggris oleh menteri keuangan Inggris berpeluang memicu kenaikan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 1.2950 - 1.3000. Namun, jika pasar kembali cemaskan outlook no-deal Brexit maka GBPUSD berpeluang bergerak turun untuk menguji level support di 1.2860 - 1.2800.

USDJPY 

USDJPY berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek dibalik outlok hindar aset berisiko serta profit taking di tengah kembali munculnya kekhawatiran terhadap virus Korona untuk menguji level support di 104.70 - 104.00. Jika bergerak naik, level resisten berada di 105.50 - 106.20.

AUDUSD 

Pesimisnya data sentimen konsumen Australia serta kekhawatian terhadap dampak virus Korona berpeluang memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6450 - 0.6400. Namun, jika pasar mempertimbangkan kebijakan terbaru dari PM Australia yang mengucurkan dana kesehatan sebesar 2.4 miliar dolar Australia, maka AUDUSD berpeluang bergerak naik, menguji level resisten di 0.6550 - 0.6600.


 

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.

 

 

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI