0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers : Fokus Terhadap Pergerakan Dolar AS, Di Tengah Kucuran Stimulus Dari AS V.s Pandemi Korona.

Market Movers
30 April 2020 | 09:30 WIB
Pergerakan dolar  AS akan kembali menjadi fokus perhatian pasar di awal pekan ini di tengah pengucuran stimulus besar-besaran oleh pemerintah AS versi tingginya permintaan terhadap mata uang paman sam di tengah kasus pandemi korona yang semakin memburuk secara global. Jika, kembali dominannya permintaann dolar sebagai mata uang safe haven dan paling likuid di dunia, maka harga emas dan mata uang utamanya lainnya berpeluang kembali melemah. 

Sementara ittu untuk pergerakan harga minyak berpeluang masih dalam tekanan turun dibalik outlook perlambatan permintaan karena larangan penerbangan dan lockdown di banyak negara serta di tambah masih berlangsungnya perang harga di antara Arab Saudi dengan Rusia. 


Video Market Mover pekan pertama April 2020 :



Potensi Pergerakan

Emas

Harga emas berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek jika dolar melemah dalam merespon stimulus moneter besar dari AS untuk menguji level resisten di $1630 - $1640. Namun, jika dolar AS kembali diburu pasar karena sebagai mata uang paling likuid di dunia, maka harga emas berpeluang turun untuk menguji level support di $1610 - $1590

Minyak

Harga minyak berpeluang turun dalam jangka pendek di tengah kekhawatiran akan perlambatan permintaan serta perang harga antara Arab Saudi dengan Rusia untuk menguji level support di $19.80 - $19.00. Namun, jika pasar mempertimbangkan turunnya aktivitas rig AS, maka harga minyak berpeluang untuk bergerak naik, membidik resisten di $21.00 - $21.80.

EURUSD 

EURUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek jika dolar melemah karena stimulus  terbaru dari AS untuk menguji level resisten di 1.1180 - 1.1250. Namun, jika permintaan terhadap dolar AS meningkat dan pasar khawatirkan pertumbuhan kasus virus Korona di zona Euro, maka EURUSD berpeluang bergerak turun untuk menguji level support di 1.1060 - 1.0980.

GBPUSD 

GBPUSD berpotensi bergerak turun, menguji support di 1.2360 - 1.2280  di tengah sentimen banyaknya  orang penting di Inggris yang positif terinfeksi virus Korona serta jumlah kasus yang terus meningkat di negara tersebut. Namun, jika bergerak naik, level resisten berada di 1.2500 - 1.2580. 

USDJPY 

USDJPY berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 107.00 - 106.00 jika permintaan safe haven yen meningkat dibalik kekhawatiran perlambatan ekonomi. Namun, jika PM Abe jadi mengeluarkan stimulus seperti yang dijanjikannya karena perkembangan kasus virus korona di negaranya, maka USDJPY berpeluang untuk bergerak naik, membidik resisten di 108.10 - 109.00.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak naik jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.6220 - 0.6300 di tengah outlook paket stimulus terbaru dari pemerintahan Australia. Namun, jika dolar AS menguat dan pasar hindari aset berisiko maka AUDUSD berpeluang turun menguji support di 0.6120 - 0.6040.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI