0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

MARKE MOVERS: Korona VS Dollar AS, Aset Aman Masih Rentan Turun

Market Movers
6 Maret 2020 | 08:50 WIB

Kekhawatiran penyebaran wabah Korona masih tinggi dan masih menjaga minat pasar terhadap aset aman seperti emas. Tetapi data ekonomi AS yang baik semalam juga mendukung penguatan dolar terhadap mata uang pesaingnya. Harga emas bergerak stabil pagi hari Kamis (6/2) dengan masih berpotensi turun bila sentimen penguatan dolar AS berlanjut. 

Presiden AS, Donald Trump, dinyatakan bebas dari semua tuduhan penyalah-gunaan kekuasaan secara berlebihan, yang dinyatakan oleh Senat AS, di malam hari waktu setempat (pagi ini waktu Indonesia). Dollar AS menunjukan sedikit penguatan setelah kabar tersebut, dimana fokus pasar masih pada data-dta ekonomi AS dan data utama Non-Farm Payroll AS besok. Kemarin laporan ADP Non-Farm Payroll dirilis naik menjadi 291K dari sebelumnya 199K, memicu harapan laporan Non-Farm jumat besok lebih baik dari ekspektasi.

Sore hari ini, jam 15:00 WIB, Ketua European Central Bank, Christine Lagarde, akan berpidato di hadapan parlemen Eropa yang akan membahas tentang perekonomian Zona Euro dan kebijakan-kebijakan ECB terbaru. Bila pidato tersebut bernada dovish, berpeluang melemahkan mata uang EURUSD.

 


Video Market Movers, Pekan Pertama Februari 2020 :






Potensi Pergerakan 


EMAS 
Bila sentimen penguatan dolar AS lebih dominan berpeluang turun menguji level support pada kisaran $1545 - $1549. Sebaliknya, harga emas berpeluang naik menguji resisten $1560 - $1565 bila bertahan di atas $1552. 

MINYAK 
Harapan akan adanya kebijakan pemangkasan produksi dari OPEC+, terleas penolakan dari Rusia, masih berpotensi mendukung kenaikan harga minyak menguji resisten $51.85 - $52.70. Level support pada kisaran $50.00 - $50.40.

EURUSD  
Nantikan pidato ketua ECB, Christine Lagarde, EURUSD berpotensi turun bila pernyataannya bernada dovish, menguji support 1.0950 - 1.0980. Level resisten pada kisaran 1.1020 - 1.1050. 

GBPUSD  
Penguatan dolar AS dan kekhawatiran gagalnya kesepakatan Inggris - Zona Euro pasca Brexit berpotensi menekan GBPUSD turun menguji support 1.2900 - 1.2955. Level resisten pada kisaran 1.3045 - 1.3080. 

USDJPY  
Penguatan dolar AS berpotensi mendukung kenaikan USDJPY menguji resisten 110.10 - 110.30. Level support pada kisaran 109.25 - 109.55 

AUDUSD 
Data penjualan ritel dan neraca perdagangan Australia yang lebih rendah dari sebelumnya berpeluang menekan AUDUSD melemah menguji support 0.6700 - 0.6730 bila menembus ke bawah level 0.6740. level Resisten pada kisaran 0.6780 - 0.6800.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI