0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

PBOC Devaluasi Yuan, Harga Emas Melemah ke Bawah $1220

Gold Updates
20 Agustus 2018 | 10:53 WIB

Harga emas masih tertekan untuk hari keenam secara beruntun dengan sentimen utama masih dari penguatan dollar, ditambah aksi People Bank of China (PBoC) yang melakukan devaluasi yuan sehingga akan memperlemah permintaan emas dari negara pengimpor utama logam mulia ini.

Devaluasi yuan oleh Bank sentral China kali ini dianggap sebagai  langkah devaluasi harian terbesar sejak Juni 2016. Selain memang dollar AS sedang menguat terhadap mata uang global lainnya, langkah ini ditengarai sebagai upaya pemerintah China mengakali kebijakan tarif impor Amerika Serikat pada produk asal China sehingga produk China akan tetap kompetitif di AS.

China dan India merupakan dua negara dimana masyarakatnya rajin membeli emas untuk modal masa depan. Dollar yang menguat sejak awal tahun telah memperlemah harga emas hingga level terndah tahun lalu.

Saat penulisan, emas diperdagangkan di $1218.55 per troy ons, atau berkurang 3.77 poin dari penutupan sesi Amerika semalam.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI