0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Harga Emas Turun ke $1556 Karena Langkah PBOC Memicu Permintaan Aset Berisiko

Gold Updates
4 Maret 2020 | 22:27 WIB
Harga emas kembali melanjutkan penurunannya di sesi perdagangan AS pada hari Selasa (4/2) untuk mencapai level $1556.53/onz (hingga pukul 22:19 WIB), membalikan kinerja positifnya di bulan Januari, karena meningkatnya permintaan terhadap aset berisiko dibalik langkah bank sentral Tiongkok yang mendukung ekonominya mengingat dampak buruk yang disebabkan oleh virus Korona. 

Pada awal perdagangan hari Selasa, People Bank of China (PBOC) menyatakan bahwa mereka akan menyuntikan total 500 miliar yuan ($71.4 miliar) ke pasar keuangan untuk menjaga likuiditas yang wajar dan memadai dalam sistem perbankan selama periode pencegahan dan pengendalian epidemi. 

Kebijakan ini membantu pasar saham Tiongkok untuk ditutup lebih tinggi setelah pada hari Senin mengalami penurunan tajam dan ini juga berdampak ke pasar ekuitas Eropa dan awal perdagangan Wall Street. Selain itu, juga berdampak ke imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang naik 8 basis poin menjadi 1.60% sehingga membuat para trader meninggalkan aset safe haven tradisional seperti emas.

Sentimen lainnya yang mendukung penurunan harga emas adalah menguatnya dolar AS, pasca perilisan data indeks manufaktur AS yang optimis semalam serta jumlah pesanan pabrik yang lebih tinggi dari perkiraan pada malam ini. 

Sementara itu berita fundamental, dilaporkan bahwa impor emas India di bulan Januari turun 48% dari setahun yang lalu ke level terendah dalam empat bulan karena harga yang tinggi membatasi pembelian, ungkap Reuters. 

India adalah pembeli emas terbesar kedua di dunia dengan hanya mengimpor 36.26 ton di bulan Januari, dibandingkan dengan 69.51 ton di setahun yang lalu.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI