0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Emas Bepotensi Semakin Turun Pasca Data Inflasi AS

Gold Updates
17 Desember 2015 | 22:36 WIB

Monexnews - Naiknya inflasi AS untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir membuat emas semakin tertekan, dan menyentuh level terendah di tahun ini. Data inflasi menjadi perhatian karena merupakan salah satu acuan bagi Federal Reserve untuk menaikan suku bunga. Namun masih belum diketahui apakah naiknya inflasi di bulan Oktober akan cukup menyakinkan The Fed untuk menaikkan suku bunga di akhir tahun ini.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan inflasi naik 0,2% di bulan Oktober dari bulan September, seusai dengan ekspektasi analis yang disurvei Reuters. Inflasi inti, yang tidak memasukkan sektor makan dan energi juga naik 0,2% dan seusai ekspektasi.

Spekulasi kenaikan suku bunga membuat emas terus merosot, The Fed akan mengadakat rapat moneter pada pertengahan bulan depan. Data tenaga kerja bulan Oktober yang apik sebelumnya telah meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga menjadi 70%. 

Hingga pukul 22.34 WIB, emas diperdagangkan diksiaran $1.076,01 per troy ounce, menjauhi level tetringgi harian $1.074,90 (platform Monex Trader).(pap/Monex)

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI