0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Rupiah Terperosok Seiring Maraknya Aksi Jual Obligasi Domestik

Forex
15 2014 | 17:50 WIB

Monexnews - Mata uang garuda, rupiah, merosot ke level terendah sejak terjadinya krisis keuangan di Asia seiring meningkatnya aksi beli dollar oleh perusahaan lokal sebelum akhir tahun yang bertepatan dengan kejatuhan pasar obligasi pemerintah.

Mata uang rupiah tergelincir sebesar 1.9% menjadi 12,698 per dollar di Jakarta, itu adalah level penutupan terendah sejak Agustus 2008. Pelemahan tersebut adalah kejatuhan mata uang terbesar sejak 1 Agustus. Berdasarkan data yang di kompilasi oleh Bloomberg, di pasar offshore, kontrak NDF satu bulan turun sebesar 1.4% menjadi 12,919.

Para investor asing telah menarik dana sebesar 10.09 triliun rupiah ($795 juta) dari obligasi pemerintah yang menggunakan mata uang lokal pada bulan ini sampai tanggal 11 Desember, di tunjukkan oleh data dari kementrian keuangan, di tengah prospek kenaikan suku bunga AS yang telah meredam permintaan untuk aset pasar berkembang. Neraca berjalan Indonesia, yang telah defisit dalam 12 kuartal terakhir, telah membuat rentan nilai aset Indonesia seiring kecemasan atas outlook ekonomi global telah menghalangi investor untuk memburu aset beresiko. Yield obligasi pemerintah bertenor 10 tahun telah melonjak ke level terbesarnya sejak Januari.

"Permintaan dollar menjelang akhir tahun dari perusahaan dalam negeri serta arus yang berakitan dengan penjualan obligasi akhir-akhir ini tampaknya terus membebani rupiah," kata Shigehisa Shiroki, kepala trader tim Asia dan pasar berkembang di Mizuho Bank Ltd. di Tokyo. Pasar mulai cemas tentang kemungkinan adanya intervensi.

(fsyl)

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI