0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Dollar AS Melemah Setelah Mayoritas Anggota DPR AS Memilih Untuk Memakzulkan Presiden Donald Trump

Forex
19 2019 | 08:50 WIB
Pagi ini (19/12), mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS memilih untuk memakzulkan Presiden Donald Trump atas kejahatan berat dan pelanggaran ringan. Hasil voting ini menjadi yang ketiga dalam sejarah Amerika bahwa banyak anggota dewan yang menyetujui pasal-pasal pemakzulan terhadap seorang Presiden. Dollar AS terlihat melemah terhadap mata uang utama dunia.

Hasil voting yang sesuai ekspektasi pasar merupakan hasil puncak dari investigasi yang berlangsung selama tiga bulan yang telah dilakukan oleh banyak komite di DPR yang dikontrol oleh Demokrat, dan yang ditentang di setiap kesempatan oleh Gedung Putih dan partai Republik di kongres. 

Bagaimana selanjutnya? Trump belum benar-benar dipecat. Tidak semudah itu. Tahapan selanjutnya adalah sidang pemecatan di Senat AS. Partai Republik yang merupakan partai dari Presiden Trump memegang kursi mayoritas di Senat AS. Pemecatan memerlukan 2/3 suara Senat. Jadi bila anggota Senat dari Partai Republik tetap kompak ingin mempertahankan presidennya, pemecatan tidak akan terjadi. Sidang Senat direncanakan akan berlangsung mulai awal bulan depan.

Pada akhirnya, Trump menghadapi pemakzulan atas dua tuduhan yang spesifik, yaitu yang pertama adalah menyalahgunakan kekuasaannya dengan membekukan bantuan luar negeri AS ke Ukraina untuk menekan Presiden Ukraina agar melakukan penyelidikan terhadap lawan politik Presiden Tump dalam pemilu Presiden. Menurut artikel pertama dari pemakzulan, tindakan Trump terhadap Ukraina sama dengan menggunakan pemerintahannya untuk meminta "campur tangan pemerintah asing, Ukraina, dalam pemilu Presiden AS di tahun 2020. 

Melalui perilakunya, artikel tersebut menyatakan bahwa Trump menunjukkan bahwa dia masih akan menjadi ancaman nasional dan Konstitusi jika dibiarkan tetap berkuasa, dan telah bertindak dengan cara yang sangat tidak sesuai dengan tata pemerintahan sendiri serta aturan hukum. 

Presiden Trump dengan demikian menyisipkan kekuasaan Kepresidennya terhadap panggilan dari pengadilan yang sah dari Dewan Perwakilan Rakyat, ungkap artikel tersebut, dan dia mengambil sendiri fungsi dan penilaian, yang merupakan bidang konstitusional dari cabang legislatif dan khususnya DPR. 

Meskipun Gedung Putih memberikan arahan kepada para pembantu di musim gugur ini untuk tidak memberikan testimoni, lebih dari selusin mantan dan pejabat yang masih aktif dari pejabat keamanan nasional, diplomat dan pegawai negeri mengabaikan instruksi Presiden dan memilih untuk memberikan kesaksian di bawah sumpah.

Sementara itu untuk artikel kedua tentang pemakzulan menuduh Presiden Trump dengan menganggu Kongres, dengan menuntut bahwa staf tingkat atas di Gedung Putih menentang panggilan pengadilan yang dikeluarkan secara sah yang mereka terima dari komite dewan intelijen, memaksa mereka untuk bersaksi dalam penyeldiikan pemakzulan
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI