0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Masih Tertekan Ketidakpastian Brexit, GBPUSD Berpeluang Turun Jangka Pendek

Forex
9 September 2019 | 11:01 WIB
GBPUSD berpotensi bergerak turun dalam jangka pendek pada sentimen semakin memburuknya kondisi ketidakpastian Brexit, setelah pemimpin partai oposisi berencana mengajukan mosi tidak percaya setelah berakhirnya masa reses parlemen di awal September yang dapat membuat PM Inggris yang baru Boris Jhonson turun dari jabatannya.

Hari ini pasar akan menantikan perilisan sejumlah data penting dari Inggris yang dijadwalkan bersamaan pada pukul 15:30 WIB seperti GDP, Produksi Manufaktur, Neraca Perdagangan dan Produksi Industri, yang semuanya berpotensi memicu volatilitas lebih lanjut pada GBPUSD.

Untuk sisi bawahnya, level support terdekat terlihat di 1.2100, menembus ke bawah dari level tersebut berpeluang memicu penurunan lanjutan menuju ke 1.2060 sebelum menargetkan ke area support kuat di 1.2000. Sementara itu jika bergerak naik, level resisten terdekat berada di 1.2170, menembus ke atas dari level tersebut berpotensi memicu kenaikan lanjutan menuju ke 1.2210 sebelum menargetkan ke area resisten kuat di 1.2270.

Level support : 1.2100 - 1.2060 - 1.2000
Level resisten : 1.2170 - 1.2210 - 1.2270
(Faisyal)
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI