0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Market Movers : Krisis Turki Berpotensi Kembali Kuatkan Dollar AS

Forex
20 September 2018 | 08:53 WIB

Krisis lira Turki berpeluang kembali berlanjut pada awal pekan ini di tengah adanya ancaman terbaru dari Washington terhadap Ankara yang berpotensi akan membuat investor menjauh aset berisiko dan menguatkan dolar AS. 

Sementara itu untuk dari data ekonomi, fokus investor akan tertuju pada pidato dari anggota Dewan Gubernur BOC Carolyn Wilkins pukul 20.15 WIB, anggota FOMC Raphael Bostic pukul 22.00 WIB dan pidato presiden Bundesbank Jens Weidman pukul 23.00 yang berpeluang menggerakan USDCAD, XAUUSD dan EURUSD untuk masing-masing. 

Market Movers Video 20 Agustus 2018





Potensi pergerakan 

Emas 

Setelah sempat menguat pada hari Jumat lalu karena outlook meredanya ketegangan dagang antara AS dan China, harga emas berpeluang kembali bergerak turun dalam jangka pendek di tengah potensi penguatan dolar AS dibalik krisis lira Turki dengan fokus investor akan tertuju pada pidato anggota FOMC Bostic untuk petunjuk kebijakan moneter terbaru Fed. Level support terdekat terlihat di area 1178 sebelum menguji support kuat di 1170 dan untuk sisi atasnya level resisten terlihat di 1188 sebelum menargetkan resisten kuat di 1195.

Minyak 

Pergerakan harga minyak pada perdagangan hari ini berpeluang melemah dalam jangka pendek di tengah masih adanya kekhawatiran investor terhadap tingginya produksi AS setelah dalam laporan yang dirilis oleh Baker Hughes pada hari Jumat tidak menunjukkan penurunan produksi dengan menguji level support di $64.60 - $64.00, sementra itu untuk sisi atasnya, level resisten berada di $65.50 - $66.00.

EURUSD 

EURUSD berpeluang kembali dapat tekanan pada hari ini di tengah kembali memburuknya hubungan AS dengan Turki yang berpotensi memicu pelemahan lira dengan menguji support di 1.1400 - 1.1350. Sementara itu jika pasangan mata uang ini menguat berpeluang menguji resisten di 1.1480 - 1.1540.

GBPUSD 

Outlook untuk tidak adanya kesepakatan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa masih akan membayangi pergerakan GBPUSD dengan potensi pelemahan pada pasangan mata uang tersebut, menguji support di 1.2700 - 1.2660  dan jika berbalik menguat berpeluang membidik resisten di 1.2800 - 1.2840.

USDJPY 

Sentimen risk aversion karena krisis lira Turki berpeluang memicu pelemahan USDJPY dalam jangka pendek dengan membidik support di 110.10 - 109.60. Sementara itu jika sentimen penguatan dolar mendominasi pergerakan pasangan mata uang ini berpeluang untuk naik menguji resisten di 110.90 - 111.40.

AUDUSD

Menguatnya harga komoditas seperti tembaga dan meredanya krisis dagang AS dan China, mitra dagang terbesar Australia berpeluang menjadi katalis positif AUDUSD dengan menguji resisten di 0.7350 - 0.7400. Namun jika sentimen risk aversion mendominasi pergerakan pasangan mata uang ini, AUDUSD berpotensi bergerak turun untuk menguji support di 0.7260 - 0.7230.


Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI