0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Dollar Menguat di Tengah Kekhawatiran Prospek Perang Dagang AS-China

Forex
11 Maret 2019 | 11:12 WIB

Dollar tetap berada di dekat tertinggi enam minggu terhadap sekeranjang mata uang karena kekhawatiran baru atas ketegangan perdagangan AS-China dan pertumbuhan global mendorong investor menuju safe haven greenback.

Adanya kepastian tidak adanya pertemuan Trump dan Xi Jinping sebelum tenggat waktu gencatan perang perdagangan 1 Maret memastikan terusnya ketidakpastian di seputar pembicaraan kedua negara.

"Pembicaraan AS-Cina adalah fokus utama untuk minggu ini dan kekuatan dolar merupakan indikasi sentimen pasar yang berhati-hati saat ini karena status safe-haven," kata Nick Twidale, chief operating officer di Rakuten Securities Australia.

"Dollar Aussie dan euro berada pada level rentan saat ini dan penurunan lebih lanjut dalam sentimen risiko dapat menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam mata uang ini."

Para negosiator A.S. minggu ini akan mendesak China pada permintaan lama untuk mereformasi cara memperlakukan hak intelektual perusahaan A.S untuk mencapai kesepakatan perdagangan yang dapat mencegah kenaikan tarif pada impor China.

Indeks dollar naik 0,06 persen terhadap enam mata uang global lainnya.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI