0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Proyeksi Penurunan Demand, Harga Minyak Berpotensi Melemah

Commodity
6 Oktober 2018 | 10:08 WIB

Kekhawatiran perang dagang dari pemberlakuan kenaikan tarif impor baru dari AS untuk China menjadi sentimen penurunan harga minyak. Pasalnya ketidakstabilan perekonomian global terutama negara emerging market melahirkan proyeksi penurunan harga minyak karena melemahnya pertumbuhan ekonomi. Meski dini hari tadi API melaporkan bahwa persediaan minyak mentah berkurang hingga 1,2 juta barel selama sepekan.

Menurut informasi, terhitung tanggal 6 November waktu Hongkong mendatang AS akan mulai memberlakukan tarif impor baru terhadap barang China dengan sejumlah $200 milyar. Untuk penggerak selanjutnya, akan rilis data persediaan minyak AS dari EIA. Jika persediaan AS berkurang lebih rendah dari perkiraan, maka hargaminyak berpotensi turun.

Penurunan harga minyak mengincar level 67.60 jika mampu menembus support terdekat di level 68.10. Resisten terdekat berada di level 69.00.

Support: 68.10 - 67.60 - 67.10
Resisten: 69.00 - 69.50 - 70.00

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI