0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Potensi Aksi Profit Taking, Harga Minyak Perlu Tembus ke Bawah 76.00

Commodity
4 November 2018 | 09:56 WIB

Outlook pengetatan produksi dari Iran akibat dari embargo atau sanksi yang diberikan oleh AS masih menjadi sentimen penguatan harga minyak pada sesi perdagangan kemarin. Hal tersebut membuat harga minyak membentuk level tertinggi baru sejak November 2014 menembus ke atas level 76.00.

Penguatan tajam yang terjadi pada harga minyak berpotensi memicu aksi profit taking investor, terutama jika hari ini investor merespon data laporan EIA semalam yang menunjukkan bahwa suplai minyak mentah AS bertambah hingga 8 juta barel dalam sepekan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan ekspektasi 1,1 juta barel.

Potensi pelemahan harga minyak perlu menembus level psikologis di 76.00. Tembus level tersebut support selanjutnya menguji 75.70 untuk selanjutnya mengincar 75.20. Peluang penguatan lebih lanjut dengan resisten terdekat di 76.80.

Support: 75.70 - 75.20 - 74.50
Resisten: 76.80 - 77.40 - 77.90

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI