0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Perang Dagang Berpotensi Tekan Harga Minyak Mengincar 60.00

Commodity
14 Juni 2019 | 09:53 WIB

China membalas kebijakan Presiden AS Donald Trump dengan balik menaikkan tarif impor barang AS ke China senilai $60 milyar. Hal ini membuat harga minyak turut mendapat sentimen negatif untuk melemah tajam pada sesi perdagangan sebelumnya. Kembali memanasnya hubungan dagang antara AS-China turut membuat para pelaku pasar kembali khawatir akan outlook perlambatan ekonomi global.

Ketegangan hubungan dagang antara keduanya sempat membuat International Monetary Fund (IMF) memberikan outlook perlambatan ekonomi global yang signifikan pada tahun ini. Dampak negatif memburuknya hubungan dagang antara AS-China menjadi salah satu hal yang paling diperhatikan. Perlambatan ekonomi global akan berdampak pada berkurangnya permintaan akan minyak mentah.

Potensi pelemahan harga minyak selanjutnya akan menguji support di 60.50 dan perlu konsisten tembus di bawah level tersebut untuk potensi pelemahan lebih lanjut mengincar level 60.00. Sebaliknya, aksi short covering bisa terjadi dengan area resisten terdekat di 61.60.

Support: 60.50 - 60.00 - 59.50
Resisten: 61.60 - 62.00 - 62.40

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI