0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

OPEC Perkirakan Permintaan Minyak Turun Di Tengah Outlook Lonjakan Produksi AS Di Tahun 2020

Commodity
15 Februari 2020 | 22:59 WIB
OPEC dalam laporannya pada hari Rabu memperkirakan bahwa permintaan minyak yang lebih rendah di tahun 2020 meskipun permintaan global meningkat, karena para produsen saingan mulai meraih pangsa pasar dan Amerika Serikat tampaknya akan mencatat rekor produksi lainnya. 

Organization of Petroleum Exporting Countries dalam laporan mereka memperkirakan bahwa Amerika Serikat, yang produksinya telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir karena minyak shale, akan mencapai total produksi minyak melampaui 20 juta barel per hari untuk pertama kalinya.

OPEC juga mengatakan bahwa produksi minyak AS akan mencapai 20.21 juta barel per hari di kuartal keempat 2020, hampir memuhi permintaan AS yang sebesar 21.34 juta barel per hari. 

OPEC juga menurunkan perkiraan permintaan untuk tahun 2020 untuk minyak dari OPEC sebesar 0.1 juta barel per hari menjadi 29.5 juta barel. 

Itu akan menjadi sekitar 1.2 juta barel per hari lebih rendah daripada secara keseluruhan di tahun 2019 dan sesuai dengan produksi di bulan Desember, ketika pangsa OPEC untuk produksi global turun 0.1% pada tingkat bulanan menjadi 29.4%.

Tahun ini, mereka mengatakan bahwa pangsa pasar OPEC akan turun lebih lanjut karena lonjakan produksi dari pesaing non OPEC yang termasuk Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Austalia, Norwaygia dan Guyana di saat permintaan global meningkat. 

OPEC mengatakan bahwa mereka telah menaikan outlook pertumbuhan permintaan minyak secara keseluruhan di tahun 2020 sebesar 0.14 juta barel per hari menjadi 1.22 juta barel per hari dari bulan sebelumnya, mencerminkan membaiknya outlook ekonomi dan permintaan yang meningkat di India dan Tiongkok. Jika pertumbuhan itu terwujud, itu akan menjadi 30% lebh kuat dari tahun 2019. 

OPEC juga meningkatkan perkiraan pertumbuhan suplai minyak non OPEC di tahun 2020 sebesar 0.18 juta barel per hari menjadi 2.35 juta barel per hari, naik 1.86 juta barel per hari di tahun 2019.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI