0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Menteri Perminyakan Iran: OPEC Harus Konsisten Dengan Batas Kuota Produksi

Commodity
26 Desember 2014 | 19:54 WIB

Monexnews - Organization of the Petroleum Exporting Countries harus sesuai dengan pagu produksi yang telah disepakati, menurut Menteri Perminyakan Iran hari Rabu. Namun Iran sendiri hingga saat ini tidak memiliki rencana untuk memangkas output minyak mentah.

Berbicara kepada para wartawan di Wina, sehari menjelang berlangsungnya pertemuan OPEC, Bijan Zanganeh mengatakan bahwa "OPEC harus menegaskan kembali komitmen mereka untuk tidak melanggar batas atas produksi minyak". Zanganeh sendiri tidak memberikan keterangan tentang bagaimana Iran akan memposisikan diri dalam pertemuan itu.

Kartel minyak itu dikabarkan tengah mempertimbangkan proposal untuk mematuhi batas output 30 juta barrel per hari yang telah disepakati pada tahun 2011, yang berarti akan menghilangkan sekitar 300.000 barrel per hari dari level produksi bulan Oktober. Sementara para ahli memprediksi jika kelebihan pasokan di pasar minyak akan kian meningkat pada tahun depan, meskipun harga yang semakin rendah akan memaksa produsen-produsen minyak berbiaya mahal untuk mengekang output. (vid)

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI