0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Masih Dipicu Konflik di Timur Tengah, Harga Minyak Melambung Naik Ke $62.96 Per Barel

Commodity
16 Juni 2019 | 20:37 WIB
Harga minyak naik pada hari Kamis, hingga menyentuh level tingginya di $62.96 per barel, berada di jalur untuk kenaikan hari ketiga karena ketakutan pasar atas potensi gangguan suplai di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang dibayangi oleh melimpahnya cadangan minyak mentah AS. 


Harga minyak dapatkan dukungan dari risiko konflik di Timur Tengah, dengan helikopter yang membawa staff AS dari kedutaan AS di Baghdad pada hari Rabu karena kekhawatiran atas ancaman yang dirasakan dari Iran. 

Pada akhir bulan ini untuk keringanan dari AS yang memungkinkan beberapa negara untuk membeli minyak Iran telah berakhir setelah AS kembali menerapkan sanksi yang telah mendorong Teheran untuk melonggarkan pembatasan pada program nuklirnya dan mengancam akan melakukan tindakan yang dapat melanggar kesepakatan nuklir di tahun 2015. 

Sebuah serangan terhadap empat kapal tanker di Teluk pada hari Minggu, dimana belum ada yang mengaku untuk bertanggung jawab, dan pengumuman dari Arab Saudi bahwa ada doren yang menyerang dua stasiun pompo minyaknya, telah meningkatkan kekhawatiran dalam sisi suplai.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI