0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Harga Minyak Turun Ke Level $53.50 Per Barel Karena Kekhawatiran Melemahnya Permintaan

Commodity
7 September 2019 | 13:37 WIB
Harga minyak merosot pada hari Rabu di sesi Asia karena perang perdagangan China-AS yang sedang berlangsung memicu kekhawatiran atas permintaan minyak.

AS memberi label China sebagai "manipulator mata uang" awal pekan ini. Sementara laporan menunjukkan bahwa pelabelan itu hanya simbolis, beberapa analis mengatakan langkah itu dapat mengarah pada peningkatan perang perdagangan dan dampak yang lebih keras pada pertumbuhan ekonomi global.

"Kita seharusnya tidak meremehkan dampak potensial dari perang dagang penuh antara dua ekonomi terbesar dunia," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities, dalam laporan Bloomberg.

Sementara itu, laporan bahwa Presiden AS Donald Trump dan pemerintahannya melakukan tindakan terhadap Venezuela berpotensi terus mendukung pasar minyak hari ini dan kerugian yang terbatas.

Pada saat penulisan harga minyak berada pada level $ 53.50 per barel. 
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI