0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Harga Minyak Turun ke $56.35 Karena Terbebani Laporan Laba Perusahaan Industri Tiongkok

Commodity
28 November 2019 | 14:35 WIB
Harga minyak bergerak turun pada hari Senin (28/10) ke level $56.35 per barel pasca naik tajam pada pekan lalu seiring pasar yang mencerna data yang dirilis oleh Tiongkok yang memperkuat sinyal bahwa ekonomi sedang melambat, meskipun progres negosiasi dagang AS-Tiongkok telah mendukung harga minyak. 

Laba di perusahaan industri Tiongkok turun untuk bulan kedua beruntun di bulan September karena harga produsen yang terus turun, kondisi ini menyoroti melambatnya ekonomi dan perang dagang dengan AS yang berlarut-larut telah mengacaukan neraca keuangan perusahaan. 

Analis pasar di salah satu broker internasional mengatakan bahwa ada beberapa aksi profit taking di pasar karena lemahnya data ekonomi Tiongkok yang dirilis pada hari Minggu. Namun pasar masih ditopang dengan baik karena sinyal progres dalam negosiasi dagang AS-Tiongkok. 

Pada hari Jumat lalu kedua belah pihak yaitu AS dan Tiongkok mengatakan bahwa mereka semakin dekat untuk finalisasi beberapa bagian dari kesepakatan dagang.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI