0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Harga Minyak Turun Karena Kekhawatiran Konflik Perdagangan Sino-AS Bisa Meningkat

Commodity
31 September 2018 | 10:39 WIB
Harga minyak jatuh pada Jumat di tengah kekhawatiran perang perdagangan antara Amerika Serikat dan China dapat meningkat, meskipun menjulangnya sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran mencegah pasar jatuh lebih jauh.

Namun, dengan pasokan Venezuela yang jatuh tajam dan kekhawatiran seputar sanksi AS terhadap Iran yang akan menargetkan ekspor minyak dari November, 

Meskipun demikian, beberapa analis memperingatkan bahwa perselisihan perdagangan antara Amerika Serikat dan negara-negara besar lainnya, terutama Cina dan Uni Eropa, dapat mulai menyeret pertumbuhan ekonomi dan, dengan perluasan  permintaan bahan bakar.

Presiden AS Donald Trump dilaporkan berencana untuk meningkatkan konflik perdagangan dengan China dan telah mengatakan kepada para pembantu bahwa ia siap untuk mengenakan tarif lebih dari $ 200 miliar lebih dalam impor Cina segera setelah periode komentar publik mengenai rencana tersebut berakhir pekan depan, beberapa media melaporkan pada hari Kamis.

Pada saat penulisan harga minyak berada pada level $70.24. 
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI