0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Harga Minyak Turun Di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi

Commodity
5 Mei 2019 | 14:17 WIB
Harga minyak jatuh pada hari Jumat karena  ditarik oleh kekhawatiran tentang kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China.

Harga minyak terbebani oleh kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi dapat mengurangi konsumsi bahan bakar, kata para pedagang.

Amerika Serikat dan China, dua konsumen minyak terbesar di dunia, bisa mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan perdagangan mereka meskipun masih ada beberapa rintangan.

Presiden A.S. Donald Trump pada hari Kamis mengatakan kedua belah pihak "sangat dekat untuk membuat kesepakatan," meskipun Amerika Serikat tetap ragu untuk mengangkat $ 250 miliar dalam tarif yang berusaha dihapus oleh China.

Harga batu bara termal dan gas alam, bahan bakar pembangkit listrik utama, telah turun tajam di tengah perlambatan konsumsi.

WTI berada di jalur untuk kenaikan mingguan kelima berturut-turut. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu produsen seperti Rusia, bersama-sama dikenal sebagai OPEC +, sepakat untuk memangkas produksi sebesar 1,2 juta barel per hari (bph) tahun ini untuk menopang harga.

Pada saat penulisan harga minyak berada pada level $61.97. 
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI