0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Penjualan Sari Buah Lesu, Coca-cola Tutup Pabrik di Rusia

CFD
9 Juni 2014 | 13:03 WIB

justify;">Monexnews - Banyak yang tidak mengetahui kalau Coca-cola tidak hanya membuat salah satu minuman paling terkenal di dunia. Perusahaan ini juga memiliki anak usaha di Rusia, yang produk utamanya berupa sari buah atau jus. Sayangnya, strategi bisnis perseroan kurang berhasil sehingga dua pabriknya harus tutup.

Coca-cola resmi menutup dua dari empat lokasi pembuatan minuman sari buah yang berlokasi di Rusia. Fasilitas produksi milik perusahaan minuman Nidan akan ditutup pada 1 Juni mendatang sehingga kapasitas produksinya akan dialihkan ke pabrik lain. Padahal Coca-cola baru empat tahun mengambilalih perusahaan minuman ini dengan nominal mencapai $276 juta.

Pabrik yang ditutup terletak di daerah Novosibirsk di Siberia dan Moskow. Beberapa orang dari 1000 tenaga kerjanya akan dipindah ke pabrik Multon, sementara sisanya kemungkinan diberhentikan. "Pangsa pasar minuman sari buah turun 5% tahun lalu, dan performa penjualan Nidan bahkan lebih buruk lagi," ujar Vladimir Kratsov, juru bicara Nidan. Menurutnya, perusahaan sudah berencana menutup pabrik sejak lama, namun keputusannya baru diambil akhir tahun lalu.

Nidan sendiri dibeli oleh Coca-cola pada tahun 2010 silam atau lebih muda dibandingkan Multon, yang sudah diakuisisi pada tahun 2005. Apabila digabungkan, kedua perusahaan jus ini memiliki fasilitas produksi sebanyak lebih dari 790 juta liter per tahun. Pihak perusahaan mengklaim penutupan pabrik tidak terkait dengan konflik yang terjadi di Rusia, namun Nidan mengakui bahwa ketengangan politik tersebut hanya akan semakin memperburuk keadaan.

Menurut data Euromonitor, Coca-cola menguasan 23.5% pasar minuman sari buah Rusia dengan estimasi nilai mencapai $4.6 miliar (2013). Sementara Pepsi Co, yang kalah tenar di Amerika Serikat dan sebagian besar negara, justru memiliki basis konsumen 35.5% di Rusia.

[Harga saham Coca-cola ditutup pada posisi $40.73 atau melemah 0.44% pada sesi perdagangan Kamis (08/05).]

(dim)

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI