0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
 

Goldman: Harga Emas Beresiko Tembus Ke Bawah $1,000

Apa Kata Analis
13 Oktober 2013 | 17:32 WIB

Monexnews - Emas diperkirakan akan menambah penurunan seiring Federal Reserve AS menarik stimulus dan data ekonomi membaik, menurut Goldman Sachs Group Inc., yang mengatakan ada resiko bahwa emas dapat turun ke bawah level $1,000 per ons. Sementara diskusi mengenai batas hutang AS dan krisis Suriah munngkin dapat menyokong harga emas dalam waktu dekat, emas akan melanjutkan penurunannya hingga tahun depan, menurut Jeffrey Currie, kepala riset komoditas. Target Goldman Sachs untuk harga emas tahun 2014 adalah $1,050, dan komoditas mungkin akan menembus ke bawah level tersebut, ucap Currie di Singapura. Harga emas tidak pernah diperdagangkan di bawah level $1,000 sejak Oktober 2009 lalu.

Harga emas telah turun sebanyak 22% tahun ini seiring hilangnya daya tarik safe haven pada emas, membaiknya perkeonomian AS dan rally pada dollar dan bursa saham. The Fed diperkirakan akan memangkas program pembelian obligasi bulanan senilai 85 milyar dollar miliknya pada pekan depan. Pada awal tahun ini, Currie merilis rekomendasi sell pada emas pada tanggal 10 April, sebelum emas anjlok sebanyak 13% dalam 2 sesi yang berakhir tanggal 15 April. “Sementara kami setuju bahwa harga rata-rata akan berada di sekitar $1,200, kami yakin bahwa setidaknya dalam jangka pendek emas dapat menembus ke bawah, yang kami perkirakan menuju $1,050,” ucap Currie. “Emas jelas dapat diperdagangkan di bawah level $1,000.”

“Untuk tahun depan, pergerakan menuju level $1,000 sudah terlihat,” ucap Dominic Schnider, kepala riset komoditas pada unit wealth management UBS AG di Singapura. “Saat jadwal tapering sudah diketahui, mungkin ada aksi jual lanjutan pada sisi ETF.” Sebagian besar pelaku pasar telah mengantisipasi perkiraan the Fed depan akan memutuskan untuk memulai tapering pada pekan depan, dan Goldman memperkirakan adanya pemangkasan sebesar 10 milyar dollar per bulan pada pembelian aset, ucap Currie. Penguatan dollar akan mengikis tingkat permintaan emas, ucapnya.

(xiang)

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOG IN
Email
Password
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI